Ketua PMII Jember tuntut Klarifikasi status Bupati sebagai Kader Aktif HTI

Jember, (03/07/19) Foto bupati Faida dalam kegiatan Resmi Hizbut Tahrir Indonesia dalam dokumentasi Website www.hizbut-tahrir.or.id yang ditenggarai jejak digital kegiatan pada tahun 2014 yang lalu dengan tema " Indonesia menjadi lebih baik bukan dengan jalan parsial dan demokrasi" di kabupaten Banyuwangi memantik respon Kritis dari Ketua Umum cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jember sahabat Hamdi Hidayatullah dengan menulis Pers rilis tuntutan klarifikasi langsung atas status Bupati Faida apakah benar santer isu yang beredar beliau Kader aktif Organisasi yang dikenal anti sistem demokrasi dan Pancasila tersebut

"Ibu Faida diam-diam telah melajukan kepemimpinannya dengan menggiring kekuatan wahabi dan memobilisir kampus-kampus yang memiliki nilai-nilai revivalis dan fundamentalis yang bertentangan dengan spirit Islam Ahlussunah waljamaah Annahdliyah dan ideologi Pancasila" tulis Sahabat Hamdi dalam Rilis Resmi PC PMII Jember

"Terbukti STDI Imam Syafie dan beberapa lembaga lainnya yang sama-sama memiliki prinsip ideologi ekstrem mendapat Back Up politik untuk perlahan menggeser budaya tradisional kultural dan progresif yang telah diakui oleh negara Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU).

Menjelang tahun terakhir kepemimpinan Bupati Faida lebih mengutamakan produktifitas keberlangsungan lembaga dan organisasi-organisasi sayap kanan tersebut. Tetapi tidak dengan keberlangsungan pondok pesantren yang berbasis Nahdlatul Ulama (NU) nyaris Ia abaikan tidak ada sama sekali pemberdayaan atau bahkan pelayanan secara merata. 

Jember yang memiliki basis masyarakat Nahdlatul Ulama sejak kepemimpinan Kh. Ahmad Siddiq kala itu, namun sangat prihatin sekarang telah berada di telikungan kebijakan Faida yang sangat ambisius untuk memberdayakan kaum wahabi, STDI Imam syafie dan lembaga lainnya. 

Di lansir dari www.hizbut-tahrir.or.id Faida secara jelas terlibat aktif dalam kegiatan organisasi terlarang di Republik Indonesia ini (HTI). Oleh sebab demikian saya sebagai Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Jember menegaskan:

1. Bupati Faida wajib mengklarifikasi atas keterlibatannya sebagai anggota Hizbut Tahrir Indonesia yang berkumpul di banyuwangi

2. Bupati Faida wajib dan bersedia untuk berhenti menjadi anggota organisasi, serta gerakan islam garis keras dan fundamentalis yang bertentangan dengan nilai pancasila dan falsafah negara


Ahmad Hamdi Hidayatullah
Ketua PC PMII Jember
Rabu 3 Juli 2019

Respon Pembaca.

2 comments:

Up said...

Wah wah ada apa dengan bupati JEMBER ini

Anonymous said...

jika dikatakan bahwa STDI Imam Syafii berideologi extreem itu buktinya apa dan mana? Hati2 kalau membuat pernyataan dan menyebar berita apalagi menyangkut nama baik pihak. Pahala anda bisa habis dan bangkrut untuk membayarnya kelak di akhirat. JIka pahala anda habis maka dan justru dapat dosa maka terancam dan bisa dilemparkan ke api neraka.

Post a Comment