WABAH HEDONISME

Nama : EDI MULYONO 
Semester :6
Prodi   : Pendidikan Bahasa arab [IAIN MADURA]

Jatimaktual.com, - Hedonisme merupakan pandangan hidup yang diwujudkan dalam bentuk gaya hidup dimana kenikmatan atau kesenangan pribadi menjadi tujuan utama dalam menjalani hidup.

Di era globalisasi, teknologi informasi dan komunikasi telah berkembang pesat yang mengakibatkan perubahan sosial semakin berkembang dengan cepat. Dengan berkembangnya zaman, maka akan muncul budaya hedonisme. Budaya hedonisme menyebabkan dampak bagi perkembangan baik pendidikan atau masyarakat Indonesia sendiri, terutama berpengaruh pada pola mikir mahasiswa.

Hedonisme lebih condong kepada mahasiwa, karena masa remaja seseorang pasti sedang bimbang mencari tahu siapa dia yang sebenarnya. Pada masa ini hedonisme dengan mudah mampu menjadi masukan yang menarik untuk mahasiswa.

Adanya gaya hidup hedonisme yang ada di kalangan mahasiswa, tercermin dari perilaku sehari-hari. Dengan kebiasaan mereka yang selalu ingin hidup mewah, misalnya; berfoya-foya, nongkrong di kafe dengan obrolan yang unfaedah, harus mempunyai gadget yang canggih, baju branded, dandanan yang selalu mengikuti mode dan lain sebagainya.

Setiap mahasiswa yang terkena gaya hedonisme dengan mudah muncul beberapa dampak negatif yang ada pada dirinya. Sikap individu mulai melekat pada diri mereka masing- masing karena berpotensi untuk mencari kesenangan tersendiri dengan memuaskan ego. 

Hedonisme menyebabkan hilangnya peran mahasiswa sebagai agent of change atau sebagai suatu agen perubahan. Pemikiran mahasiswa yang kritis mampu menjadikan pandangan berbeda dan mengalami kemajuan yang terbentuk dalam suatu kelompok sehingga mudah mencapai tujuan bersama. 

Perilaku mahasiswa tersebut bisa menghasilkan perubahan yang cukup besar bagi bangsa ini.. Akan tetapi, semua itu terasa kurang karena pengaruh hedonisme yang menjadi virus atau penyakit sosial yang dengan mudah merambah ke ruang lingkup mahasiswa.

Selain dampak yang disebutkan diatas masih terdapat beberapa pengaruh lainnya yang berpotensi mempengaruhi mahasiswa. Mahasiswa sering menunda tugas dengan alasan lupa, padahal disitu kebanyakan hanya malas untuk mengerjakannya.

Terlalu banyak aktifitas diluar yaitu nongkrong yang dikatakan lebih nikmat daripada mengerjakan sebuah tugas. Mahasiswa sering menyebut dengan sistem kebut semalam (SKS) yang di kerjakan H-1 sebelum tugas di kumpulkan. 

Padahal dengan sistem seperti itu yang dilakukan oleh mahasiswa terus- menerus akan berakibat pada pengerjaan yang kurang maksimal hasilnya.

Dari sekian banyak dampak negatif hedonisme tersebut, mengapa kita tidak mengubah cara pandang kita terhadap hedonisme, dari negatif menjadi positif? Seakan-akan menyetujui gaya hidup tersebut namun memiliki batasan tertentu. Materi bisa dijadikan tujuan hidup namun harus dipikirkan pula kea arah mana materi itu bermuara.

Maksudnya adalah jika seorang mahasiswa bisa mendapat kelimpahan materi pada masa muda maka itu merupakan salah satu bentuk kesuksesannya, atau tentang kesenangan hidup dalam melakukan sesuatu yang  menyenangkan maka ia bisa mengambil peluang kesuksesan di sana. Menjadikannya sebuah peluang bisnis yang diambil dari hobinya sendiri. 

Misalkan, jika seorang mahasiswa menyukai trip, maka ia bisa mengambil peluang kesuksesan di sana. Dokumentasi setiap perjalanannya dapat dijadikan sebuah buku catatan perjalanan.





Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment