Otak Lumpuh, Tapi Tidak Dengan Hatinya


Jatimaktual.com, - Vonisan dokter tak begitu ditoleh oleh naja hafidz indonesia 2019. Terbukti 30 jus dihafalnya dalam waktu 10 bulan. Hal yang menggegwrkan dunia sebab semangatnya serta kesalutan terhadap seorang ibupun sangat besar yang telah sabar telaten dan semangat membimbing naja.

Secara logika, seseorang yg telah divonis lumpuh otak dan itu permanen. Rasanya sangat sulit untuk bangkit. Akan tetapi naja telah membuktikannya bahwa swbesar apapun penyakit yang ada ditubuhnya tidak akan mengalahkan janji dan kasih sayang Allah yang maha besar. Siapa yg bersungguh-sungguh maka dia akan dapatkan hasilnya.

Naja adalah seorang anak yg sempat membuat masyarakat Indonesia menjatuhkan air mata karna kemampuannya. Terharu ketika melihat seorang naja melantunkan ayat-ayat suci al-qur'an. Abi Amir pun ikut merasakannya. "Betapapun hafalan saya tidak sebanyak naja" begitulah kata Abi Amir. Secara tajwidpun bacaan naja makin kesini makin bagus. Kak Nabila juri hafidz indonesia 2019 telah menyatakannya.

Tidak berhenti disitu saja kekaguman atas naja hafidz indonesia 2019 seorang anak yang tidak pernah patah semangat. Dibukyikannya ketika ada makhorijul huruf yang kurang tepat selalu diperbaikinya sampai pada satu waktu kak nabila kak nabila berkentar bahwa naja bacaannya terputus-putus nafasnya supaya diatur lagi. Al hasil 2 hari naja tidak bisa tidur  karena komentar tersebut. 

Namun naja bisa memperbaikinya saat tampil didepan juri dan penonton. Dan hal itu membuat kak nabila menangis dan meminta maaf atas komentarnya dengan mencium tangannya.

FAINNAMA'AL 'USRI YUSRO INNAMA'AL 'USRI YUSRO. 

Makna ayat tersebut telah dibuktikan oleh naja. Subhanallah: maha suci Allah. 10 bulan adalah waktu yang singkat merupakan sebuah prestasi bagi naja hafalan yang kuat memberikan naja keistimewaan hafal 30 jus detail dengan halaman serta bacaan disetiap halamannya dibuktikannya oleh kak irfan host hafidz indonesia bahwa naja is the bast.

Adanya naja semoga menjadi awal yang baik menjadi inspirasi, motivasi kedepan bahwa seberapapun besarnya penyakit tidak akan mengalahkan kebesaran Allah yg maha Esa. Siapa yg bersungguh-sungguh dia akan dapatkan kesungguhannya. Layaknya naja sang hadidz Indonesia 2019.

Zainur Rahman 

Mahasiswa PBA IAIN MADURA

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment