DIGITAL LEARNING SYSTEM 4.0 : Media Pembelajaran Mahasiswa Millenial 4.0

Oleh: IMROATUS SHALEHAH (Mahasiswi IAIN MADURA)

Jatimaktual.com, Opini,- Seiring dengan berkembang pesatnya ilmu teknologi informasi dan komunikasi yang mana telah  memberikan banyak manfaat yang sangat luar biasa bagi manusia khususnya para pelajar dan juga mahasiswa masa kini, yang sekarang dikenal dengan istilah Mahasiswa Millenial 4.0. 

Dalam dunia pendidikan pembelajaran digital dinilai sangat membantu dalam pembelajaran, karena para pelajar bisa mengikuti pembelajaran secara mandiri dengan cara online.

Pembelajaran digital yang dominannya menggunakan komputer, dimana program komputer dapat memberikan Reinforcement langsung kepada pelajar, sehingga dapat dijadikan sarana untuk pembelajaran individual (Heinich, 1996). 

Dalam sistem pembelajaran digital ini banyak sekali sistem pembelajaran yang bervariasi sehingga bisa membuat para pelajar semakin bersemangat dalam belajar. 

Begitupun sebaliknya, sistem pembelajaran yang konvensional dan terkesan menoton akan membuat pelajar semakin bosan dan enggan untuk belajar sehingga mengakibatkan penurunan dalam minat bakat serta prestasi yang sudah pernah dicapai oleh para pelajar/mahsiswa. 

Pada era modern saat ini banyak persepsi-persepsi tentang pembelajaran digital yang mana semakin banyak memberikan ruang yang luas bagi perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dalam  dunia pendidikan.

Pengelolaan sistem pembelajaran digital berbeda dengan sistem konvensional. Sistem pembelajaran digital menuntut keberadaan infrastruktur dan teknologi yang mendukung (technology suport). 

Keterlibatan teknologi tersebut tidak bisa digunakan secara spontanitas namun diperlukan sebuah desain pembelajaan yang memadukan teknologi tersebut secara efektif. 

Pembelajaran digital memiliki variasi sesuai dengan modus yang digunakannya, yaitu digital sepenuhnya atau kombinasi dengan tatap muka (face to face).

Salah satu media pembelajaran yang saat ini sedang dikembangkan dan diperbincangkan yaitu Digital Learning System (DLS), latar belakang munculnya sistem DLS ini adalah semakin berkembangnya dunia teknologi informasi serta semakin cepatnya perubahan-perubahan dalam dunia pendidikan, dimana sudah semakin banyak masyarakat memilih belajar secara online atau kuliah online.

Digital Learning System (DLS) merupakan suatu terobosan baru dalam teknologi pembelajaran yang diterapkan bagi para pelajar untuk belajar secara digital melalui pemanfaatan teknologi baik software (perangkat lunak) maupun hardware (perangkat keras), online maupun offline yang dikemas secara menarik dan interaktif (Sugema). 

Semua materi pelajaran yang berdasarkan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) dapat diintegrasikan dalam suatu software, baik yang berbentuk teks, gambar maupun video. 

Dan materi ini bukan hanya sekedar kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik.

Penerapan digital learning ini menjadikan pelajar lebih mandiri belajar dan mendalami materi bahan ajar, karena pelajar dapat belajar kapan saja dan di mana saja, baik secara online maupun offline. 

Selain itu juga memudahkan mahasiswa/pelajar dalam mendalami ilmu dan pengetahuan yang luas yang belum bisa di cakup oleh pembelajaran secara konvensional.

Sekarang sudah banyak di berbagai universitas yang menggunakan Digital Learning System (DLS), seperti etmodo dimana terdapat pembelajaran, guru atau dosen serta mahasiswa di dalamnnya. Beberapa mahasiswa berpendapat bahwa Digital Learning System (DLS) itu sangatlah membantu mereka dalam belajar karena mereka bisa belajar secara bebas, yang dimaksud bebas disini yaitu mereka bisa belajar secara mandiri dimanapun dan kapanpun mereka ingin belajar. 

Akan tetapi sebagian dari mahasiswa juga mengatakan bahwa Digital Learning System (DLS) kurang efektif dikarenakan kurangnya imteraksi langsung antara mahsiswa dengan dosen (face to face) , menurut mereka suatu pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang didalamnya terdapat sebuah interaksi langsung (face to face) antara pengajar dan pembelajar. 

(Mahasiswa IAIN MADURA/20/Mei/2019).

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment