Sudah Tiga Bulan Diresmikan, Aplikasi E-lorong dinilai Tak Efektif dan Terkesan Program Formalitas

JATIMAKTUAL.COM, PAMEKASAN- Aplikasi E-lorong yang diresmikan pada tanggal (16/2/2019) oleh Bupati Pamekasan, Madura Jawa Timur dinilai masih belum efektif menerima pengaduan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Fausi Obong salah seorang aktivis pergerakan, Ia mengatakan, Pembuatan sekaligus peresmiannya hanya menghambur-hamburkan uang.

Menurutnya, sejauh ini masyarakat masih tidak tahu dalam penggunaanya, dan juga kurangnya sosialisasi dari pemerintah setempat.

“Ini kan Lucu, membuat aplikasi tanpa ada sosialisasi yang berkala terhadap masyarakat. Sehingga terjadilah seperti yang dilakukan oleh warga di Desa Blumbungan (Penutupan jalan dengan menanam pohon pisang)," tuturnya, Kamis (9/5/2019).

Fausi juga menambahkan bahwa aplikasi tersebut seolah hanya bentuk ketidaksiapan pemerintah kabupaten pamekasan, sebab banyak janji bupati yang tidak jelas.

“Coba, ketika ada laporan dari masyakatat caranya untuk mengetahui kalau sudah direspon itu bagaimana?, ini kan aneh bin ajaib," kesalnya.

Bahkan dirinya merasa kecewa terhadap pemerintah dalam pembutan aplikasi E-lorong, karena di nilai tidak berfungsi dan hanya terkesan program formalitas saja.

“Saya kecewa dengan aplikasi E-lorong ini, sebab kami nilai tidak ada fungsinya dan tidak efektif, sudah sekian kali banyak masyarakat yang melaporkan terkait jalan yang rusak, namun tidak ada respon.” tukasnya. (Heb/JA)


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment