Cipayung Plus Jatim Nyatakan Pemilu 2019 sudah sesuai dengan Peraturan yang Berlaku.

Jatimaktual.com, - (21/05/19)S respon atas situasi politik menjelang penetapan KPU, Kelompok Cipayung Plus Jatim menggelar Seminar Nasional pada Senin kemarin.

Acara yang bertajuk 'memperteguh masyarakat taat dan sadar hukum pasca Pemilu 2019' dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Surabaya.

Beberapa tokoh didaulat menjadi pembicara dalam acara yang berlangsung sore hingga petang ini.

Di antaranya, Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, Pakar Hukum Tata Negara, Dr. Refly Harun dan satu Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya, Ahmad Khubby Ali.

Satu perwakilan Kelompok Cipayung Plus Jatim, Abdul Ghoni yang juga sebagai Ketua Umum PKC PMII Jatim menilai, penyelenggaraan kontestasi lima tahunan itu, sudah berada di koridor hukum yang berlaku.

"Kita melihat konstitusi ditegakkan, apapun itu. KPU, Bawaslu, DKPP, adalah penyelenggara pemilu, yang menyelenggarakan dan melaksanakan undang-undang", kata Ghoni, Senin (20/5/2019).

Sehingga menurutnya, kehadiran tokoh yang merupakan pakar dibidangnya dapat memberi pemahaman bahwa hasil yang dikeluarkan oleh KPU nantinya, dianggap sebagai hasil yang sah.
Ia melanjutkan, pihaknya sengaja menyasar mahasiswa, karena dinilai dapat mewakili kaum millenial.

"Kelompok millenial ini harus kita ingatkan, dan dengan orang yang dianggap ahlinya. Makanya kita undang pemateri yang ahli di bidangnya", imbuh Ketua umum PKC PMII Jatim itu. (azz)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment