Tiga Bulan Terakhir, Angka Perceraian di Pamekasan Capai 385 Kasus

Ilustrasi
JATIMAKTUAL.COM, PAMEKASAN- Angka perceraian di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur hingga 3 bulan terakhir di tahun 2019 sudah mencapai angka 385 kasus.

Berdasakan data dari Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pamekasan, 385 kasus terperinci sebgai perkara cerai gugat pada bulan Januari sebanyak 93 perkara, Februari 95 perkara dan pada bulan Maret sebanyak 69 perkara. Semuanya berjumlah 257 perkara


Sementara untuk perkara cerai talak pada bulan Januari tercatat sebanyak 48 perkara, Februari 47 perkara dan pada bulan Maret sebanyak 33 perkara. Artinya secara keseluruhan dalam tiga bulan terakhir sebanyak 128 perkara.


Panitera Muda Hukum PA Pamekasan, Hery Kushendar mengatakan bahwa dari kasus-kasus tersebut ada banyak faktor.


“Salah satunya adalah faktor ekonomi, ada pihak ketiga dan faktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)," tuturnya, Sabtu (20/04/2019).


Namun demikian, perkara isbat nikah (penetapan nikah) mendominasi selama tiga bulan terakhir. Pada bulan Januari tercatat sebanyak 249 perkara, Februari 62 perkara dan bulan Maret 27 perkara yang jumlah secara keseluruhan berjumlah 338 perkara.


“Adanya banyak faktor untuk perkara isbat nikah ini, misalnya dulu saat perkawinan mereka tidak punya uang. Ada pula mereka sudah mengajukan kepada kepala desanya, tetapi setelah diminta kepada kepala desanya tidak ada,” pungkasnya. (Heb/Ja)


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment