Larang Dukun Hamil Lakukan Persalinan Sendiri, Dinkes Pamekasan: Malpraktek Bisa dikenai Hukum

Kantor Dinas Kesehatan Kabuaten Pamekasan
JATIMAKTUAL.COM, PAMEKASAN- Dukun hamil sangatlah tidak asing di tengah-tengah masyarakat desa. Namun, pihak Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melarangnya untuk melakukan proses persalinan sendiri.

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Pamekasan, Bambang Budiyono mengatakan, dukun hanil yang melakukan persalinan tanpa izin tersebut merupakan Malpraktek.

“Kewajiban dukun beranak sekarang melaporkan ke bidan sebelum melakukan proses persalinan karena mereka mempunyai tugas pendampingan terhadap ibu hamil,” tuturnya.

Ia juga menuturkan, dukun hamil itu menjadi mitra Dinkes oleh sebab ituv Ketika waktu persalinan tiba, maka bidan yang melakukannya dengan bantuan dukun beranak tersebut. 

Selain itu, dalam melakukan persalinan, dukun sudah melakukan Malpraktek. Sebab tindakan medis dilakukan yang mempunyai izin, seperti tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi. Yakni bidan, dokter dan perawat.

“Malpraktek bisa dikenai hukum. Karena ada hukumnya di UU 23 tahun 2013,” tegasnya. (Heb)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment