INOVASI dan Kemenag Kolaborasi Ciptakan Big Book yang Berbasis GESI

Jatimaktual.com, Sumenep- Kantor Kementerian Agama bersama INOVASI berkolaborasi dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi anak didik melalui kegiatan yang bertajuk "Pelatihan Literasi Program INOVASI di Kabupaten Sumenep," Sabtu, 23 Februari 2019 di Aula Kedai HK.

"Kita semua menyadari betapa pentingnya literasi untuk masa depan bangsa Indonesia dan program peningkatan literasi melalui pelatihan Guru ini sangat dibutuhkan para Pendidik yang ada di lingkungan Kementerian Agama. Tidak ada alasan untuk tidak bersungguh-sungguh belajar meningkatkan kompetensi literasi kita. Mari kita buktikan, bahwa literasi di lingkungan Kemenag bukan hanya sekedar slogan saja tapi benar-benar mebudaya," tutur Mohammad Arif, Fasilitator Daerah senior dari Kemenag. 

Pelatihan kali ini difokuskan pada materi Unit _Gender Equity and Social Inclusion_ (GESI) dan Unit _Big Book_. "Kegiatan hari ini adalah rangkaian kegiatan INOVASI di Kabupaten Sumenep. Sebelumnya telah dilaksanakan pelatihan mengenai Pembelajaran PAKEM, kemudian Unit Apa dan Mengapa Literasi serta kali ini materi tentang GESI dan _Big Book_," ucap Cahyadi Widi Wahyono, _District Facilitator_ Program INOVASI Kab. Sumenep. 

"GESI dan _Big Book_ adalah materi yang relatif baru di Kabupaten Sumenep. GESI memfokuskan pada upaya menciptakan kelas yang tidak diskriminatif dan berbasis pemenuhan kebutuhan siswa atau inklusif. Sedangkan _Big Book_ adalah salah satu media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi anak di kelas awal. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi para guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih literat dan tidak diskriminatif," tambah Pria yang biasa disapa Mas Yayak ini. 

Kegiatan yang merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Indonesia dan Australia ini ditindaklanjuti dengan pembuatan _Big Book_ yang berbasia GESI. "Selesai kegiatan hari ini, para Kepala Madrasah dan Guru bersama-sama dengan Fasilitator Daerah akan membuat Rencana Tindak Lanjut (RTL) terkait membuat _Big Book_ yang murah dan mudah serta kontekstual dengan dunia anak di Kabupaten Sumenep. Sehingga diharapkan dengan pelatihan ini Guru memiliki bekal untuk menciptakan suasana pembelajaran yang literat," pungkas Baidawi, Fasilitator Daerah yang sekaligus Guru MIN 3 Sumenep.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment