Sterilkan Kampus, 7 Mahasiswa IAIN Madura Gelar Aksi Diwarnai Dengan Bakar Ban

Pamekasan, Jatimaktual - Sterilkan kampus dari perpolitikan, tujuh mahasiswa turun aksi di depan kampus institut Agama Islam Negeri (IAIN) madura. Minggu, 16/12/18.
Aksi tersebut diwarnai dengan lembakaran ban, dan menutup paksa gerbang kampus IAIN madura. 
Aksi mereka kali ini, merupakan aksi spontan atau dadakan, karena mereka baru mendengar kabar kalau ada kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) minggu malam (00.30 WIB).
Salah satu poster yang terpampang di gerbang bertuliskan 'Kampus bukan pelarian Politikus'. Menandakan kekecewaan para mahasiswa karena kampusnya sudah mulai dijadikan ajang perpolitikan.
Aksi bakar ban bekas oleh tujuh mahasiswa ini di Jaga ketat oleh petugas keamanan Polres Pamekasan bersama Polsek Tlanakan.
Menurut pantauan wartawan jatimaktual.com, salah satu korlap aski Moh. Rofiki mengatakan bahwa aksi demo bersama teman-temannya merupakan aksi dadakan atau spontan, aksinya digelar setelah mendapat bocoran info bahwa di kampusnya akan ditempati acara yang akan dihadiri Ketua Umum PPP.
"Sebenarnya aksi ini merupakan aksi dadakan, dan ini merupakan bentuk kepedulian kami pada kampus IAIN Madura," jelas Moh. Rofiki mahasiswa prodi KPI semester 3 tersebut.
Menurutnya, ia bersama teman-temannya tidak mau ada praktik politik taktis yang berjalankan di dalam kampusnya.
"Kami tidak mau ada kegiatan seperti itu di kampus kami, dan kami masih peduli terhadap kampus, tentunya kami juga ingin kampus ini steril dari praktek-praktek Politik," ujar pria asal Pegantenan tersebut.
Vicky juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut harus segera dibubarkan, jikalau pun masih mau dilanjut, dirinya mengarahkan ke lokasi yang lain, asal jangan di kampus IAIN madura. 
"Keinginan kami selaku mahasiswa IAIN Madura sebaiknya kegiatan acara di Kampus kami ini secepatnya dibubarkan, kalau toh mau dilanjutkan silahkan saja, yaitu dengan menggunakan fasilitas atau aula-aula yang lain di Pamekasan," tuturnya lantang.
Aksi berjalan dengan damai, serta kondusif, namun hingga akhir aksi, sejumlah wartawan belum bisa menemui pihak kampus. (Ahmad)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment