Jatah Rastra Berkurang 2-3 Kg, Warga Tuding Kades Kacok yang Motong

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Warga Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali melaporkan Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Kamis (06/12/2018).

Beberapa warga Desa Kacok itu melaporkan adanya dugaan pengurangan jatah beras sejahtera (rastra) dalam setiap sak.

Dari beberapa sak bukti rastra yang dikantonginya, mereka menduga pengurangan itu dilakukan oleh pihak Kepala Desa Kacok (Baihaki-red).

Sebab, keberadaan rastra yang kurangnya hingga 2-3 kg itu sudah berada di tangan Kepala Desa setempat.

J (inisial), warga setempat yang didampingi beberapa warga lainnya menjelaskan, yang seharusnya jatah per keluarga penerima manfaat (KPM) itu 10 kg, ternyata setelah ditimbang hanya sebanyak 7-8 kg. "Dipotong sekitar 2 sampai 3 kg per sak," katanya.

Ia mengatakan, bahwa ditemukannya ada pengurangan itu setelah salah seorang KPM mencoba menimbangnya. Ia membeberkan, pembagian dari Kepala Desa Kacok selama satu tahun itu sebanyak 3 kali.

"Pertama; bulan Januari, Februari, Maret, April, Mei dan Juni. Sedangkan yang kedua, Juli, Agustus, September dan Oktober. Sedangkan yang ketiga; bulan November dan Desember," bebernya.

Lebih lanjut, dikatakan J, kebetulan yang diketahui adanya pemotongan itu merupakan jatah yang ketiga. Sehinggabtidak menutup kemungkinan, pembagian kesatu dan kedua itu juga serupa (dipotong).

"Kebetulan jatah yang ketiga. Jatah bulan November dan Desember," paparnya.

Menanggapi hal itu, Kasi Pidsus Kejari Pamekasan, Samsul Arifin SH. MH menuturkan, soal kasus tersebut dirinya masih belom bisa berbicara banyak.

"Untuk yang ini saya masih belom bisa berkomentar. Karena yang dulu saja masih belom," kata Samsul.

Sementara itu, Kepala Desa Kacok (Baihaki-red) saat dihubungi melalui via telepon selulernya tidak dapat dihubungi. (sol)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment