Program INOVASI di Sumenep Terus Digenjot, Guru Dituntut Kreatif.

Jatimaktual.com, Sumenep,- Selama Tiga hari Tim Inovasi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menggelar Workshop Penguatan Inovasi Pembelajaran terhadap ratusan guru Sekolah Dasar. Para Guru dari delapan kecamatan yang diikut andilkan dalam peningkatan mutu pendidikan itu antara lain guru kelas 1, 2 dan kelas 3. Namun dari ratusan peserta workshop tersebut dibagi menjadi enam titik lokasi penempatan acara. Antara lain di aula hotel Safari, Hotel Kangen, Dubai, Aula Kemenag, KPRI dan Gugus Pandian.

Pantauan media. Program INOVASI yang selama ini diterapkan kepada para pelaku pendidikan di berbagai daerah utamanya dikabupaten sumenep rupanya sangat membawa perubahan terhadap peserta didik. dan berpengaruh terhadap Guru dan Pengelola Pendidikan untuk lebih aktif, sehingga menjadi tugas pokok bagi Guru untuk mencari Ide Kreatif agar murid terangsang pada metode yang diterapkan dan cepat menangkap materi pendidikan melalui kreasi guru. 

Program INOVASI ini tentu akan meminimalisir guru-guru yang pasif atau guru yang hanya membuat peserta didik jenuh saat menerima mata pelajaran dikelas. Karena Guru menjadi faktor utama meningkatnya minat anak untuk terus berkarya sesuai tingkatannya, sehingga untuk menerapkan pola kreatif tersebut sangat dibutuhkan rasa sabar dan tanggung jawab yang penuh dari sosok seorang guru. 

Ahmad Syafiudin. Salah satu peserta dari SDN Bataal Barat Kecamatan Ganding menyatakan bahwa program INOVASI itu sangat baik untuk meningkatkan perkembangan pendidikan dikabupaten Sumenep.

"Saya kira dari sisi pelaksanaan sangat baik. Kita tidak hanya mengambil teory tetapi kita langsung melaksanakan/ikut memperaktekkan. Dan ini aplikasinya juga diseklolah. Siswa bisa saling Berintraksi. Bisa Menyempurnakan. Apalagi Sudah dilakukan pemodelan bagaimana nanti diterapkan dikelas. 

Sedangkan Dari segi isi. workshop ini sangat menarik. dan jelas ini Merupakan langkah baru bagaimana anak bisa belajar aktif, senang, enjoy. Lebih bermakna. Untuk menumbuh kembangkan semangat literasi pada anak didik". Tutur Syafiudin.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa Kegiatan tersebut semacam penguatan. Dibawah mungkin sudah dilkasanakan oleh sekolah-sekolah, cuma mayoritas belum terkonsep. dan jika program ini bisa dikomunikasikan dengan baik. Saya punya keyakinan. Apabila ini terus didampingi oleh tim fasda. Dan Dinas juga Bupati. Insyaallah dalam waktu dekat bisa leanding. 

Syafiudin berharap bagaimana program literasi ini bisa berjalan dengan baik. Dari kelas awal hingga kelas akhir. Bisa dilakukan secara continue. Konkret adanya. Dan jadi percontohan. Apalagi ditopang dengan anggaran daerah.

Sedangkan menurut Ibu Wiwin Dewi Yulian. Selaku Fasilitator Daerah bahwa program tersebut diyakini akan sesuai dengan target.


"Target akan tercapai, maskipun dengan wkatu yang sangat minim. Karena Peserta sangat antusias. Maskipun ditempatt ini tim fasdanya hanya tiga orang. Kami berusaha bekerjasama. Dengan harapan peserta merasa puas. Ini pembelajaran dan inovasi baru. Hambatannya hanya satu. Yakni Kurangnya waktu." Ungkapnya.

Wiwin juga sangat berterima kasih kepada pihak Dinas Pendidikan atas support yang selama ini diberikan. membantu para pendidik dikabupaten sumenep sehingga Dapat mengembangkan pendidikan dilembaga masing-masing. (MA)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment