Polemik Dana Hibah 2017, UPT Pamekasan Terkesan Cuci Tangan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Soegeng Waloeyo UPT Pengelolaan Jalan Dan Jembatan Pamekasan 
Jatimaktual.com, Pamekasan, - Polemik Dana Hibah Provinsi Jawa Timur tahun 2017 terus bergulir, Kepala UPT pengelolaan Jalan Dan Jembatan Pamekasan melalui kepala sub bagian tata usaha, Soegeng Waloeyo akhirnya berkomentar saat ditemui pihak media online jatimaktual.com. 

Terdapat beberapa poin pertanyaan dari hasil investigasi dilapangan yang harus di tanggapi oleh pihak UPT. salah satunya terkait menumpuknya proyek dana hibah provinsi yang tidak menggunakan papan nama dan prasasti, sehingga pertanyaannya. 

(1) apakah pihak UPT sudah melakukan monitoring ke semua titik pekerjaan dibawah.? Kalau sudah turun, 

(2) kenapa semua persoalan tersebut masih terkesan liar?

(3) Dimana Bukti Monitorongnya yang ditandatangani dan di stempel oleh ketua pokmas?

Sebelum Sugeng menanggapi pertanyaan tersebut pihaknya masih menjelaskan prosedur pengajuan dana hibah secara rinci, namun hal itu terkesan hanyalah formalitas, karena dari hasil klarifikasi di lapangan hampir semuanya bertolak belakang. 

Sedangkan terkait monitoring, awal mula pihaknya menyatakan belum turun, namun lama kelamaan pihaknya minta diralat, bahwa pihak UPT sudah melakukan monitoring, tapi sayangnya ketika diminta bukti monitoringnya tetap tidak bisa menunjukkan, dengan alasan bahwa berkasnya masih mau dicari. "kalau 2017 kami sudah turun" kata soegeng. 

Hanya saja pihaknya akan menyampaikan semua poin-poin persoalan ketika pertemuan dengan pihak jawa timur. "pasti saya tindak lanjuti ke provinsi" jelasnya. 

Tetapi persoalan lain, baik berkaitan dengan fee proyek dan indikasi proyek titipan pihaknya menyatakan tidak tahu. "saya tidak tahu mas". 

Sekedar diketahui bahwa persoalan prasasti yang sampai sekarang masih banyak yang tidak terpasang seharusnya menjadi tanggung jawab pihak UPT. tapi nyatanya sampai saat ini sekalipun pihak UPT sudah melakukan monitoring bukti-bukti dilapangan masih menumpuk, sehingga perlu dicurigai adanya persoalan dana hibah ini jangan-jangan memang atas sepengatahuan pihak UPT. (ma)






Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment