Aktivis Kritik Pekerjaan Proyek yang Diduga tidak Sesuai Spek

Jatimaktual.com, Pamekasan, Pekerjaan pengaspalan  proyek infrastruktur Lanjutan yang berada di jalan poros Desa Bajur- Ragang-Sanalaok mendapat kritikan pedas dari Gerakan Pemuda Sana laok (GPS) Rabu (26/9/18) pukul 11.30 wib.

Pasalnya pekerjaan proyek tersebut di duga telah terjadi mar-up anggaran, dengan item pekerjaan tidak sesuai dengan bestek/spek, padahal anggarannya sangat besar.

Sementara anggaran yang di kelunturkan dari dana APBD tahun 2018 sebesar Rp 2.600.000.000,00 ( dua miliar enam ratus juta rupiah).

"Pekerjaan itu saya duga tidak sesuai dengan anggaran yang ada. Proyek yang dikerjakan PT. Artha Buana sangat besar anggarannya, namun ketika meninjau pekerjaan dilapangan diduga sangat tidak sesuai spek," ungkap Yadi popay selaku ketua GPS, Rabu (26/9/18) pukul 11.30 wib.

Selain itu, Yadi menilai pekerjaan jalan  partekel untuk dasar proyek  kurang sesuai.

"Pekerjaan proyek itu diduga telah terjadi konkelikong dengan pihak terkait karena jarangnya tim teknisi turun kelokasi proyek, sehingga pengerjaan proyek asal jadi," imbuhnya.

Pria kelahiran Sana Laok ini berjanji akan melaporkan pekerjaan proyek yang dinilai janggal dalam pekerjaannya.

"Kalau pihak kontraktor tidak segera memperbaiki, maka kami akan melaporkan bawa dugaan kasus proyek ini ke ranah hukum," tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan masih belum dikonfirmasi ke pihak Terkait. (rls gps)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment