Soal Raskin 2015-2016: Audiensi FPP di Kecamatan Pademawu Menuai Kekecewaan.

JATIMAKTUAL.COM, PAMEKASAN, - Dalam rangka mewujudkan Masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, maka pemerintah melahirkan program Beras Miskin (RASKIN).dengan maksud dan tujuan agar dapat mengentaskan kemiskinan dan kesejahteraan pangan demi mewujudkan Kesejahteraan Rakyat. Akan tetapi dalam penyaluran Beras Miskin (RASKIN) tersebut, kerap kali ditemukan banyaknya penyelewengan dalam pendistribusian bantuan beras untuk masyarakat miskin tersebut.

Kali ini Forum Pemuda Pademawu (FPP) malakukan audiensi ke balai Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, kamis (09/08/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. mereka mengangkat persoalan Raskin tahun 2015-2016 yang diduga tidak sesuai dengan aturan. Hal ini terjadi di desa Pademawu barat.

Realisasi Raskin di Desa Pademawu Barat tersebut di diduga di selewengkan.

Sayangnya, Dalam Forum audiensi pihak yang diinginkan hadir ternyata tidak ada, yakni Bapak Camat Pademawu, Kepala Desa Pademawu Barat. Hanya Sekcam Pademawu yang menemui FPP. 

Yang lebih disesalkan FPP ketika pihak kecamatan seolah mau cuci tangan, yakni persoalan pendistribusian Raskin bukan ranahnya kecamatan melainkan ranah Desa.

Kekecewaan itu diungkapkan langsung oleh Ketua Forum Pemuda Pademawu Hairudin S.Hi pada saat forum audiensi berlangsung.

"Saya selaku Ketua FPP sangat menyayangkan sekali dengan surat penolakan yang disampaika ke pihak kami,karena maksud dan tujuan kami itu tidak lain untuk memberikan informasi kepada pihak Kecamatan Pademawu, terkait permasalahan pendistribusian Raskin di desa kami yaitu Desa Pademawu Barat, karena dari investigasi kami serta berdasarkan pengaduan masyarakat Desa Pademawu Barat, kami menduga terjadi penyelewengan dalam pendistribusian Raskin kepada masyarakat,"tutur Hairudin kepada media.

Disamping itu salah satu tokoh Pemuda Pademawu Zaini Werwer sangat kecewa atas sikap pihak kecamatan yang telah menolak uapaya baik dari pihak pemuda pademawu.

"Saya sangat kecawa dengan penolakan surat audiensi dari FPP, karena berdasarkan peraturan pemerintah nomor 72 tahun 2005 tentang Desa, pasal 98 ayat 2 dan pasal 102, mengisyaratkan bahwa camat wajib membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah Desa dan Lembaga Kemasyarakatan, sehingga camatpun punya peranan yang sangat penting, karena dalam hirarki pemerintah Kecamatan merupakan salah satu Lembaga SUPRA Desa, " ungkap Zaini Werwer.

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan, bahwa salah satu tugas Camat adalah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintah Desa.

"Salah satu tugas Camat itu melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan Desa yang ada di Kecamatan Pademawu, untuk itu kami selaku tokoh pemuda Pademawu menilai bahwa Camat Pademawu terkesan tutup mata, dan tidak mau tau persoalan yang ada di Desanya," tegas Zaini.

Terpisah Sekcam Pademawu A.Hafiluddin menyampaikan kepada awak media bahwa pihak kecamatan sudah melanyangkan surat kepada FPP, dan permasalahan Raskin di Desa Pademawu Barat itu nantinya akan difasilitasi Desa

"Saya selaku Sekcam Pademawu barat menyampaikan pesan dari Bapak Camat bahwa permasalahan ini nantinya akan difasilitasi Desa, dan hari ini kebetulan Bapak Camat sedang tidak ada dikantor karena ada acara" ungkap Hafiluddin. (muallifah/mt)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment