KKN STAI At Taqwa Kunjungi Benda Cagar Budaya Di Kecamatan Sukosari

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Sekitar seribu lebih tersebar batu megalitikum yang tersebar di Bondowoso. Bondowoso yang secara geografis diapit oleh pegunungan, mempunyai keunikan tersendiri dari kabupaten-kabupaten lainnya.

Banyak macam batu megalitikum di Bondowoso, seperti Dolmen, Kenong, Sarkofagus, Menhir, Kubur bilik, punden berundak, dan lain-lain.

Tak terkecuali di dusun Panggang, Nogosari, Sukosari, Bondowoso. Banyak tersebar kubur bilik dan sarkofagus tersebar di desa tersebut.

Hal tersebut dimanfaatkan oleh sekelompok KKN STAI At Taqwa Bondowoso di desa Nogosari untuk dijadikan sebagai salah satu objek mengedukasi masyarakat agar mengetahui berbagai peninggalan sejarah.

Beberapa mahasiswa KKN yang didampingi langsung oleh pak Ekoselaku Juru Pelihara (Jupel) kecamatan Sukosari, terjun langsung ke lokasi keberadaan batu yang merupakan benda cagar budaya tersebut. (24/07/18)

Mohammad Afifi salah satu mahasiswa KKN di desa tersebut menjelaskan bahwa, batu-batu ini adalah peninggalan nenek moyang yang dilindungi negara dan sangat bernilai kesejarahannya.

"Batu-batu ini bukan sekedar tontonan dan hal yang biasa. Ini adalah bukti bekas peninggalan sejarah nenek moyang kita. Di batu ini terdapat nilai edukasi yang luar biasa. Sebagai bentuk rasa terimakasih kita, maka menjadi sebuah keharusan kita untuk mensykuri, menjaga dan merawatnya." Ujar Afifi.

Kata Afifi, batu-batu tersebut harus dikenalkan kepada masyarakat pada umumnya, khususnya kepada masyarakat disekitar batu-batu tersebut.

"Langkah ini adalah suatu bentuk upaya kami untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa Bondowoso adalah salah satu kabupaten dengan peradaban yang luar biasa. Maka kita sebagai masyarakat, harus terlibat aktif dalam menjaga dan melestarikannya."

Sementara pak Eko selaku Juru plihara Batu megakitikum kecamatan Sukosari mengajak dan meminta mahasiswa KKN untuk turut serta memberi pemahaman kepada masyarakat.

"Saya berharap kalian sebagai mahasiswa agar mengajak masyarakat untuk memiliki rasa kepedulian terhadap peninggalan sejarah yang ada." Ujar pak Eko.

Kata pak Eko, di Dsn. Panggang ada sekitar 9 kubur bilik batu dan 1 Sarkofagus (Peti batu).

"Bondowoso ini merupakan daerah yang sangat luar biasa kekayaan sejarahnya, hanya masyarakatnya saja yang masih perlu terus diedukasi dan diberikan pemahaman secara ekstra." Tutup pak Eko.

Penulis     : Afif M
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment