Cabup & Cawabup Pamekasan Periode 2023-2028 Jalur Independent Gelar Silaturrahmi dan Sosialisasi

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan periode 2023-2028 (Nom Arif & Taufik Aris) menggelar silaturrahmi dan sosialisasi kepada masyarakat Desa Candi Burung, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (28/07/2018).

Dalam pertemuan calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur perseorangan / independent, dihadiri langsung Nom Arif & Taufik Aris yang didampingi Dosen Institut Agama Islam (IAI) Al- Khairat Pamekasan, Drs. H. Abdul Mu’in, dan mantan Kepala Desa Samatan, serta para tamu undangan.

Abdul Mu'in, dalam sambutannya memaparkan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ekonomi yang nantinya melibatkan seluruh elemen pemerintah itu sangat perlu, supaya masyarakat benar-benar terbantu.

"Terkadang kita hanya gelar tinggi namun tingkat kesadaran itu rendah, sehingga pola pikir dan tingkat demokrasi itu rendah," ucap Mu'in.

Rektor IAI Al-Khairat itu menjelaskan, semoga nantinya apa yang kita pilih sesuai pilihan hati, dan natinya apa yang kita pilih nanti menjadi pemimpin yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

"Jika niatnya baik, ia kita dukung dengan baik pula. Karena jika yang baik tak ikut campur dalam politik, maka tinggal tunggu saja orang jahat masuk kedalam politik dan merusak sistem kepemerintahan yang nantinya berimbas kepada masyarakar," tambahnya.

Sementara itu, Nom Arif calon Bupati Pamekasan periode 2023-2028 menyampaikan, bahwa dirinya sudah melakukan program sedari dulu dengan program kegiatan bagi-bagi zakat kepada seluruh anak yatim dan piatu yang bekerjasama dengan para Kepala Desa dan tokoh masyarakat di pelosok desa.

"Jadi jika nantinya kami benar-benar terpilih, kegiatan kami ini sampai mati, jadi jika kami belom mati, semua kegiatan tak akan habis," papar Nom Arif.

Lebih lanjut, Nom Arif menuturkan, jika beliau benar-benar terpilih akan mengikuti syari'at Islam, jika tak sesuai dengan syari'at Islam dirinya tidak akan melakukan berbagai kegiatan, karena haram baginya menjalankan program itu.

"Nantinya akan kami pertegas kembali atas aturan-aturan yang ada. Dan kami tegaskan tidak akan ada V dalam pekerjaan proyek, kami tidak mau itu, itu haram. Tapi ingat jangan sampai ada yang macem-macem," pungkasnya.

Usai acara selesai, Nom Arif langsung meminta kepada seluruh tamu undangan untuk mendata berapa anak yatim yang berada di sekitar rumahnya, agar para anak yatim itu mendapatkan bagian zakat darinya.

Usai tamu undangan mendata, Nom Arif pun langsung memberi uang tunai terhadap anak-anak yatim dan piatu yang diajukan para tamu undangan.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment