Peran Information and Communication Technology (ICT) terhadap Pembelajaran Matematika di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso


Oleh: Bintana Alin Hilwah

Napak tilas tentang perkembangan zaman perlu kita lakukan. Kita tengkok kebelakang beberapa tahun silam masih sedikit penemuan-penemuan hasil dari integrasi ilmu pengetahuan. Namun, saat ini perkembangan zaman begitu pesat. Hampir setiap saat penemuan-penemuan hasil dari integrasi ilmu terpublikasikan. Seiring dengan perkembangan zaman yang begitu pesat masih saja ada perspeltif siswa  terhadap matematika yang dianggap sulit, walau sejatinya setiap orang tidak akan pernah lepas dari matematika dalam kehidupan sehari-hari. Disadari atau tidak, saat berfikir matematika itu sulit maka tidak akan pernah ada ketertarikan untuk belajar matematika.

Argumen diatas selaras dengan hasil belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso yaitu nilai Ujian Nasional Berstandart Komputer (UNBK) mata pelajaran matematika yang menurun dari tahun ke tahun. Penurunan drastis terjadi pada tahun 2016 yang nilai rata-rata UNBK mata pelajaran matematika 61,85 menjadi 34,97 pada tahun 2017. Matematika menempati posisi paling bawah diantara enam mata pelajaran yang termasuk dalam penilaian UNBK. Miris melihat kenyataan dilapangan yang demikian.Kita harus tau terkait pembelajaran yang diterapkan di MAN Bondowoso, bahan ajar, fasilitas pendukung seperti Proyektor merupakan salah satu sarana dan prasarana yang dibutuhkan saat pembelajaran.

Pendapat Alumni MAN Bondowoso angkatan 2016 program studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bernama Khairin Nisaq yang saat ini mahasiswa semester empat di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember  mengatakan pembelajaran matematika di MAN Bondowoso kurang memotivasi untuk belajar, tanpa media pembelajaran yang digunakan lebih sulit memahami apa yang disampaikan. Alumni MAN Bondowoso angkatan 2017 program studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Ilma Rosyidah yang saat ini mahasiswa semester dua di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengatakan mengatakan pembelajaran matematika di MAN Bondowoso yang menggunakan buku pasti membosankan dan tidak mengerti pembelajarannya dan semangatnyapun begitu.  Motivasi belajar siswa menurun karena ada kemugkinan tidak ada inovasi yang diterapkan oleh pendidik saat pembelajaran berlangsung dan juga bahan ajar yang digunakan kurang menarik.

Motivasi belajar siswa sangat diperlukan karena berdampak pada hasil belajaar siswa. Dengan demikian, kita harus mengkonstruk pemikiran tentang matematika itu mudah tidak sesulit apa yang berada dibenak siswa selama ini. Matematika itu mudah, saat anggapan itu sudah terbangun dibenak siswa maka langkah selanjutya adalah memperkenalkan bahan ajar yang menarik untuk siswa, salah satunya adalah bahan ajar yang berbasis Information and Communication Technology (ICT). Menurut Fitriana yang dijelaskan oleh Ardi Awaluddin mahasiswa PAI Universitas K.H. Abdullah Wahab Hasbullah Jombang ICT adalah sistem tekhnologi yang dapat mereduksi ruang dan waktu untuk mengambil, memindahkan, menganalisis, menyajikan, menyimpan dan menyampaikan informasi data menjadi sebuah informasi. Dan dalam konteks pembelajaran ICT meliputi segala hal yang berkaitan dengan pemanfaatan komputer untuk mengolah informasi dan sebagai alat bantu pembelajaran serta sebagai sumber informasi bagi guru dan siswa.

Perkembangan ICT didukung oleh Salah satu perusahaan tekhnologi pendidikan global terkemuka dengan menggelar sesi panel berjudul “Melangkah Maju dengan Tekhnologi dan Pendidikan” yang dilakukan pada hari senin 12 Februari 2018 di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Salah satu panelis dalam forum tersebut adalah Itje Chodijah, selaku pakar dan ahli pendidikan yang sudah malang melintang selama lebih dari 35 tahun menanggapi, “Saya percaya peran guru, orang tua, dan sekolah tidak akan tergantikan karena pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan ilmu pengetahuan tetapi juga pembentukan karakter. Maka dari itu peran teknologi dimaksudkan sebagai alat untuk membantu proses pembelajaran, membuka akses, dan meningkatkan kualitas.”

ICT memilliki tiga fungsi utama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran yaitu sebagai berikut.
Teknologi berfungsi sebagai alat, untuk membantu pembelajaran, misalnya dalam  mengolah angka.
Teknologi berfungsi sebagai ilmu pengetahuan (science).

Teknologi berfungsi sebagai bahan dan alat bantu untuk pembelajaran
Beberapa bahan ajar yang berbasis ICT adalah penggunaan geogebra dan video macromedia flash dalam pembelajaran matematika. Geogebra merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan matematika khususnya geometri. Beberapa kelebihan geogebra, pertama dapat menghasilkan lukisan-lukisan geometri dengan cepat dan teliti dibandingkan dengan menggunakan pensil, penggaris, atau jangka. Kedua, fasilitas animasi dan gerakan-gerakan manipulasi pada program GeoGebra dapat memberikan pengalaman visual yang lebih jelas kepada siswa dalam memahami konsep geometri. Ketiga, Dapat dimanfaatkan sebagai evaluasi untuk memastikan bahwa lukisan yang telah dibuat benar dan yang terakhir untuk mempermudah guru/siswa untuk menyelidiki atau menunjukkan sifat-sifat yang berlaku pada suatu objek geometri. Macromedia flash adalah sebuah program software yang berfungsi untuk membuat animasi dua dimensi yang sangat handal dibandingkan dengan program lain.

Kehandalannya ialah ukuran file hasil animasi yang kecil. Macromedia flash tidak hanya digunakan untuk membuat animasi melainkan juga digunakan membuat presentasi software. Kelebihan macromedia flash  adalah menambahan sebuah animasi yang lebih beragam dan menarik serta pengaturan navigasi  yang lebih kompleks.
Berbicara teknologi MAN Bondowoso tidak diragukan lagi untuk menerapkan pembelajaran berbasis ICT, karena setiap kelas dilengkapi dengan Televisi, LCD, Proyektor, Sound System dan fasilitas umum berupa laboratorium bahasa, laboratorium komputer dan school net (ruang komputer berbasis internet).  Harusnya dengan fasilitas yang tersedia pembelajaran berbasis ICT bisa diterapkan di MAN Bondowoso, karena dengan menerapkan pembelajaran berbasis ICT mampu menggugah agar siswa tertarik dalam belajar sehingga motivasi belajar siswa terbentuk. Motivasi belajar siswalah yang akan mempengeruhi hasil belajar, jika motivasi belajar siswa tinggi maka hasil belajar siswa akan tinggi.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment