SAMPAH RAMADHAN

OLEH: KHOLILAH
Mahasiswi PRODI Pendidikan Bahasa Arab IAIN Madura

        Ramadhan merupakan bulan yang suci, bulan penuh berkah, bulan penuh rahmat, bulan penuh ampunan. Orang-orang islam tentunya berlomba-lomba dalam melaksanakan ibadah dengan berbagai kegiatan. Karena, semua kebaikan yang dilakukan dibulan ini pahalanya berlimpah, begitu juga bagi yang melakukan keburukan, dosanya juga berlimpah. Lantas, dengan datangnya bulan penuh hikmah ini, apakah kita masih enggan dan bermalas-malasan melakukan kebaikan?. Sungguh rugi bagi yang menyia-nyiakannya.

Namun, masih ada beberapa diantara kita yang masih memandang sebelah mata dengan kehadiran bulan ini. Bahkan mereka menganggap bulan ini merupakan bulan yang tak bermakna. Lantas siapakah mereka yang menyia-nyiakannya?. Jawabannya, tentu saja mereka yang hanya menunggu dan menjadikan bulan ini sebagai momen dimana mereka mengambil kesenangan dengan cara yang tidak bermanfaat, misalnya ngabuburit.

Memang, sebagian masyarakat menjadikan ngabuburit sebagai kegiatan menunggu waktu berbuka puasa tiba dengan berbagai cara. Misalnya, ngabuburit yang bermanfaat adalah dengan cara membaca Al-Quran atau mengaji. Ada juga dengan cara jalan-jalan dengan putera-puteri mereka yang baru mulai puasa dengan tujuan menghiburnya agar rasa lapar terhiraukan.

Namun berbeda dengan apa yang dilakukan oleh sebagian para remaja sekarang. Mereka memanfaatkan waktu ngabuburit ini sebagai waktu mereka bersenang-senang. Misalnya dengan cara jalan bersama pacar, trek-trekan atau balap liar di suatu tempat, bahkan ada yang bermain petasan yang bunyinya sangat mengganggu masyarakat sekitar.

Semua  kegiatan tersebut tentu tidak bermanfaat bagi semua pihak. Bahkan kegiatan tersebut sangatlah berbahaya dan kerap memakan korban jiwa. Seperti kecelakaan saat trek-trekan, terkena ledakan petasan, bahkan orang tua harus menanggung malu karena anaknya melakukan hal yang tidak senonoh disaat ngabuburit bersama pacar. Semua kegiatan itu sangatlah pantas jika kita sebut dengan “SAMPAH RAMADHAN”. Karena hanya mengotori sucinya bulan ramadhan. Dan semua itu dilakukan secara rutin setiap bulan Ramadan tiba.  Bulan ramadhan yang seharusnya diisi dengan perbuatan-perbuatan yang baik, malah diisi dengan kegiatan yang tidak baik.

Lantas apa yang harus dilakukan supaya kegiatan tersebut tidak terulang?. Tentu, kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan cara mengisi waktu luang dengan membaca KALAMULLAH. Karena bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh kesenangan.

 . Dalam hadits di katakan “قال رسول الله صلى الله عليه وسلم للصائم فرحتان يفرحهما: إذا أفطر فرح، وإذا لقي ربه فرح بصومه”.

Maksud dari hadits tersebut adalah, ada dua kesenangan yang dimiliki oleh orang yang berpuasa, pertama senang ketika hendak berbuka puasa, kedua senang ketika bertemu Allah SWT.

Dari hadits tersebut sudah jelas bahwa sampah-sampah diatas tidak termasuk kedalam bentuk kesenangan yang ada dalam hadits tersebut. Lantas, sebagai orang yang berpuasa sangatlah disayangkan apabila waktu luang yang ada dibulan ramadhan ini dimanfaatkan untuk  melakukan perbuatan yang tidak bermanfaat.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment