PEMBANGUNAN DESA TIDAK BERKUALITAS

Oleh: Ach Muntaha
Mahasiswa IAIN MADURA

Beberapa bulan lalu, tepatnya pada tanggal 12/03/2018 telah terjadi longsor di Desa Madupat Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Jawa Timur, tepatnya depan masjid Nurul Muttaqin di desa tersebut. Sebelumya telah dilakukan pembangunan oleh pemerintah dalam bentuk pemasangan bronjong di bibir jurang untuk mencegah terjadinya longsor. Nanum, sebelum mencapai 5 bulan setelah pembangunan selesai, pembangunan yang menghabiskan dana pemerintah kurang lebih 196 jutaan itu malah longsor parah setelah diguyur hujan. Menurut H. Alimuddin, pengurus masjid tersebut longsor yang terjadi disebabkan karena struktur pondasi yang tidak sesuai dengan kondisi tanah yang ada. Akibatnya pondasi tidak kuat menahan beban bebatuan yang disusun diatasnya.

Dalam musibah ini, warga yang tinggal disekitar masjid itu kecewa terhadap pembangunan pemerintah yang memakan biaya ratusan juta itu karena pemangunan yang tidak berkualitas. Dari kejadian ini belum ada pantauan langsung dari pemerintah setempat sejak musibah ini terjadi. Seakan-akan pemerinta setempat tutup mata.

Tanah longsor sejauh 10 meter itu membuat bangunan masjid yang berdiri disampingnya mengalami retak pada bagian tembok masjid dan merusak satu dapur milik warga. Warga yang tinggal disekitar kejadian itu merasakan takut apa bila hujan lebat turun dan akan menimbulkan terjadinya longsor susulan.

Longsor tersebut juga membuat halaman masjid semakin sempit, dan bisa saja berbahaya bagi anak-anak warga yang bermain di sekitar halaman masjid. Demi menghindari longsor susulan, pengurus masjid rela mengeluarkan biaya sendiri untuk menimbun sebagian longsor yang merusak sebagian bangunan dapur.

Dari kejadian ini, warga setempat berharap pemerintah tidak tutup mata dan segera dilakukan perbaikan demi menghindari adanya longsor susulan. Karena banguan yang berdiri di sekitar kejadian itu semakin hari semakin retak dan rusak.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment