Murka! Aksi Pengeboman Tempat Ibadah Dikecam P2SJ

JATIMAKTUAL, SURABAYA, - Adanya aksi pengeboman tempat-tempat ibadah umat kristiani di Surabaya, yang mengatas namakan agama, mendapat kecaman dan kutukan keras. Ia turut berkomentar atas kejadian bom teror tersebut, Minggu (12/05/2018).

Aktivis Mahasiswa UIN Sunan Ampel ini mengajak aparatur negara untuk mengusut tuntas prilaku kedholiman yang sudah menggoyahkan keamanan di kota Surabaya, kota pahlawan yang penuh dengan warna kebhinekaan yang selalu menjunjung tinggi keharmonisan antar agama, etnis dan suku.

Warga asli Kabupaten Pamekasan ini menjelaskan, peledakan bom yang terjadi di sejumlah tempat ibadah Surabaya merupakan tindakan tidak beragama dan manusiawi, sehingga aparatur pemerintah harus bersatu untuk bertindak, penyelidik dan penyidik kasus ini.

"Jangan sampai kasus ini tenggelam oleh kepentingan-kepentingan yang akan merugikan keamanan Negara dan masyarakat Jawa Timur," kata Kholili.

Di sisi lain, Kholili mengajak masyarakat Surabaya dan Jawa Timur bersatu dengan aparatur pemerintah untuk mengkubur tindakan terorisme di bumi pahlawan (Surabaya), karena tindakan biadab merupakah musuh bagi semua agama dan rakyat Indonesia.

"Mari kubur tindakan terorisme di bumi pahlawan ini, tindakan biadab ini musuh kita bersama," tutupnya saat ditemui di hotel Singgasana Surabaya.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

1 comments:

Moh. Nur Khalis Malik said...

Kenapa harus kholili yang berkomentar di publik

Post a Comment