Kampanye Ekonomi Syari'ah 2018 di Jember : Berani Halal

JATIMAKTUAL, JEMBER,- Banyak Masyarakat yang belum sepenuhnya mengetahui ekonomi syariah. Karena yang ada di pikiran masyarakat, ekonomi syariah hanya perbankan. Hal itu diungkapkan oleh ketua Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) IAIN Jember, Hadiyono, dalam acara Kampanye Nasional Ekonomi Syariah.

Menurutnya, ekonomi syariah tidak hanya perbankan. Ekonomi syariah itu, kata Hadi, harus diterapkan di berbagai dimensi. Misalnya produknya, akadnya, dan transaksinya.

“produk lipstik, bedak, makanan, dan berbagai macam produk halal lainnya, merupakan bagian dari ekonomi syariah. Jadi tidak hanya perbankan,” katanya, Minggu (13/5/2018).

Acara dengan tema “Halal Run” dan Hastag “Berani Halal” tersebut, dilaksanakan oleh Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), bekerja sama dengan kelompok studi ekonomi islam yang ada di berbagai daerah.

Acara yang bertepatan dengan milad FoSSEI tersebut, bertujuan memperkenalkan ekonomi syariah secara utuh, kepada Masyarakat luas, dan dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia. 

Di antaranya, ada di Sumatera, Kalimantan, Jabodetabek, Banten, Sulawesi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan berbagai daerah di Indonesia. Sementara untuk di Jawa Timur, dilaksanakan di tiga titik, di Car Free Day (CFD) alun-alun Jember, Kraksan Probolinggo, dan Arek Lancor Pamekasan.

Aksi Kampanye Nasional Ekonomi Syariah di Jember tersebut, dimotori oleh KSEI Fakultas Bisnis Islam (FEBI) IAIN Jember, KSEI FEB Universitas Jember (Unej). 

Sementara bentuk kampenye, dengan cara menjelaskan ekonomi syariah islam kepada setiap pengunjung CFD, dan mengajak mereka agar memubuhkan tanda tangan, di baliho yang telah disediakan.

Tampak pengunjug CFD sangat antusias, dan mensupport aksi tersebut. Terbukti, banyak pengunjung yang memubuhkan tanda tangan.

Penulis : Yono
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment