HARI BAHASA ARAB SEDUNIA

Oleh : Ulfatur Rosyidah
Mahasiswi Semester VI Pendidikan bahasa Arab IAIN MADURA

Bahasa adalah sesuatu hal yang penting bagi kita untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya, namun mengingat begitu luasnya bumi ini dan juga begitu beragamnya masyarakat yang hidup di dunia ini maka terciptalah suatu yang bisa menjadikan manusia satu dengan yang lainnya bisa saling mengerti dalam berkomunikasi yaitu Bahasa. 

Namun karena begitu beragamnya masyarakat yang ada di dunia ini maka cara berkomunikasinyapun juga beragam, misalnya Bahasa Arab, Bahasa Arab merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat yang berada di wilayah timur tengah atau asia bagian barat dan beberapa Negara di Afrika sebagai bahasa resminya
Bahasa arab merupakan salah satu bahasa internasional yang diresmikan oleh organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan PBB yaitu UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) pada tanggal 18 Desember 1973 dan menjadi bahasa ke-6 dari urutan bahasa internasional UNESCO dari 22 bahasa Negara lainnya. Namun banyak orang yang belum mengetahui pada tanggal berapa perayaan Bahasa Arab atau tepat pada tanggal berapa perayaan atau peringatan hari Bahasa Arab sedunia itu. 

Penetapan bahasa arab sebagai bahasa internasional tidak lepas dari peran dan dukungan dari dua Negara anggota UNESCO yaitu Maroko dan Saudi Arabia untuk menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi dan diakui oleh dunia internasional mengingat Bahasa Arab merupakan bahasa yang mempunyai peran penting tentang peradaban dan keilmuan dunia.

Tanggal 18 Desember dipilih sebagai tanggal untuk hari bahasa arab karena pada hari tersebut merupakan hari dimana Majelis umum dan komite utama PBB memutuskan bahwa bahasa arab menjadi bahasa resmi ke-6 dari PBB pada tahun 1973. 

Selain itu begitu banyak kitab-kitab atau buku-buku bahasa arab yang menjadi acuan dari ilmu-ilmu modern karena memang dahulu para ilmuan memang banyak yang dari arab dan banyak pula peradaban-peradaban dan budaya-budaya arab yang mempengaruhi peradaban dan budaya sekarang ini. Jadi hal inilah yang menjadi salah satu ditetapkannya bahasa arab sebagai bahasa internasional.

Bahasa Arab dipercaya sebagai bahasa tertua di dunia. Prasasti Arab paling awal diciptakan pada abad ke-6 SM. Bahasa Arab awalnya didasarkan terutama pada alphabet Aram yang kemudian dimodifikasi dan diadaptasi selama bertahun-tahun untuk akhirnya menjadi sangat sendiri, bahasa yang khas.

Bahasa Arab juga menjadi sumber penting dari kosakata untuk banyak Bahasa Eropa , seperti Portugis, Spanyol, Inggris, Perancis dan Sisilia serta bahasa non-Eropa, seperti Swahili dan Uzbek.

Selah satu alasan mengapa bahasa arab harus menjadi bahasa internasional karena kitab dari salah satu agama yaitu agama Islam merupakan kitab yang menggunakan bahasa arab yaitu Al-Quran dan penyebaran islam sangatlah luas di seluruh Dunia, maka dari itu apabila di suatu Negara ada yang menganut agama islam maka pasti di Negara tersebut ada tempat untuk belajar bahasa arab apalagi seperti di Negara Indonesia yang memang mayoritas masyarakatnya menganut agama islam.

Namun, sebagai salah satu bahasa dunia, Bahasa Arab tidak lagi identik sebagai bahasa umat islam semata karena di daerah Timur Tengah dan sebagian wilayah Afrika tidak semuanya menganut agama Islam, banyak juga yang beragama Nasrani dan Yahudi yang menggunakan bahasa arab karena memang bahasa arab merupakan bahasa resmi Negara-negara daerah wilayah tersebut.

Meskipun Bahasa Arab telah lama ditetapkan sebagai bahasa internasional oleh UNESCO, namun UNESCO sendiri memperingati atau merayakan hari bahasa arab sedunia pertama kali pada tanggal 18 Desember tahun 2010, hal ini bersandar pada keputusan pada 19 Februari 2010, merayakan hari internasional dari enam bahasa resmi PBB. Hal ini pula yang mungkin menjadikan banyak orang tidak tahu terhadap perayaan atau peringatan hari bahasa arab sedunia itu.

Bahasa Arab merupakan bahasa yang digunakan oleh 22 negara anggota UNESCO dan menjadi salah satu bahasa resmi organisasi tersebut. Hal inilah juga yang menjadikan bahasa arab ditetapkan sebagai bahasa internasional oleh UNESCO.
Memang seharusnya bahasa arab ditetapkan sebagai bahasa internasional mengingat begitu banyak tempat wisata di daerah timur tengah terutama wisata religinya dan juga setiap tahun umat Islam juga selulu melaksanakan ibadah haji untuk menyempurnakan rukun islam yang ke lima.

Tidak hanya itu banyak sekolah bahkan perguruan tinggi di Timur Tengah dan Afrika Utara yang menjadi tempat favorit dunia untuk menuntut ilmu terutama ilmu agama karena jika kita melihat sejarah peradaban bahwa arab merupakan tempat lahirnya agama islam dan juga menjadi pusat ilmu pengetahuan baik ilmu astronomi, sains, sastra dan kedokteran semuanya berasal dari daerah arab.

Sebagai orang Indonesia terutama yang muslim kita patut berbangga karena Bahasa Arab menjadi bahasa internasional yang di setiap sekolah dan perguruan tinggi Bahasa Arab telah menjadi mata pelajaran wajib bahkan menjadi jurusan khusus bahasa yaitu tarbiah.

Namun masih banyak yang menganggap bahwa bahasa arab itu sulit dan rumit karena mungkin banyak dari masyarakat yang mempunyai keyakinan bahwa Bahasa Arab itu sulit untuk dipelajari namun kenyataannya tidak begitu, karena bahasa apapun akan menjadi sulit jika kita tidak mempunyai dasar dan keyakinan bahwa bahasa itu mudah untuk dipelajari dan dipahami dan yang terpenting dalam belajar bahasa asing itu adalah metode pembelajaran dan prakteknya.

Kembali pada peringatan hari bahasa arab sedunia pada tanggal 18 Desember di Indonesia bisa dikatakan sudah lumayan yang merayakan diantaranya adalah sekolah Al- Haramain, Jakarta yang dihadiri oleh Duta Besar kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak dan Rektor Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) Jakarta, Prof Dr Hj Tutty Alawiyah AS. 

Tidak hanya di Jakarta di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga di Jogjapun melaksanakan peringatan hari Bahasa Arab sedunia pada tanggal 18 Desember tahun 2015 silam yang diadakan oleh jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga yang dikemas dengan pementasan puisi dan beberapa pameran kaligrafi, puisi, cerpen, pertunjukan music dan sebagainya.

Kembali lagi ke Jakarta dalam rangka memperingati hari Bahasa Arab sedunia sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Studi Arab se Indonesia (IMASASI) melakukan aksi damai di bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada tanggal 18 Desember 2014 silam. Dalam aksinya mereka mengajak masyarakat Indonesia untuk cinta dan mempelajari Bahasa Arab.

Dan tak mau kalah dengan IAIN Madura yang sudah mengkemas sebuah semangat pejuang 18 Desember 1973 dengan berbagai kegiatan seperti Pemberian bunga, Refleksi Bahasa arab dan kajian Bahasa Arab yang dihadiri oleh ketua jurusan dan dosen-dosen Bahasa Arab sebagai simbol yang sangat sakral bagi perjuang Bahasa Arab yang diadakan di alun-alun kota Pamekasan. 

Semangat juang 18 desember 1973 oleh mahasiswa/i IAIN MADURA yang sedari dulu sudah terdapat program study Pendidikan Bahasa Arab (Tarbiyah) sudah memperingati dan merayakan hari Bahasa Arab sedunia untuk  menjadikan hari tersebut sebagai momentum, bahwa Bahasa Arab bukan bahasa yang kolot yang identic dengan jaman dulu bagi pemuda dan pemudi jaman now karena Bahasa Arab merupakan bahasa Dunia, bahasa yang penuh dengan budaya dan sastra, mari belajar Bahasa Arab dan budayakan Bahasa Arab.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment