Pengukuhan FKMK; Mahasiswa Harus Mampu Menangkap dan Memanfaatkan Era Milenenial Sebaik Mungkin

JATIMAKTUAL, BANYUANGI,- Bertempat di Musholla Yayasan Miftahul Jadid, desa Banyuanyar, kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Forum Komunikasi Mahasiswa Kalibaru (FKMK) resmi dikukuhkan. Acara tersebut dikemas dengan 'Cangkruk Kepemudaan.' (25/02/18).

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh mahasiswa asal Kalibaru dari berbagai kampus di Jember dan Banyuwangi.

Saas'ari selaku ketua panitia menyambut para undangan dengan ucapan terimakasih.

"Terimakasih kepada seluruh undangan yang telah bersedia dan menyempatkan hadir di acara ini. Semoga perkumpulan ini dinilai ibadah." Ujar Ari sapaan kesehariannya.

Anwari selaku koordinator FKMK IAIN Jember menyampaikan sejarah singkat berdirinya FKMK.

"Dengan latar belakang semakin banyaknya mahasiswa asal Kalibaru di berbagai kampus, serta dorongan dari berbagai alumni, maka FKMK Terbentuk." Pungkas Anwari.

Dengan tema "Mulai Bangun Langkah Barumu", kata Anwari, diharapkan mampu merajut silaturrahim dan semangat untuk berkontribusi terhadap tanah kelahiran.

"FKMK adalah organisasi kaderisasi, nilai dan pemberdayaan, sehingga yang harus dibangun adalah spirit pemberdayaan dan memberdayakan masyarakat secara umum, lebih-lebih masyarakat Kalibaru." Tegasnya.

Sementara Atiqoh selaku pembina FKMK menyarankan, pengurus FKMK harus terus semangat dalam berorganisasi di kampus dan dimanapun.

"Teruslah semangat berkontribusi. Jangan pernah ragu untuk berorganisasi di kampus. Masuki yang bisa dimasuki, dan ikuti yang bisa diikuti, sebab semuanya akan kita petik nanti ketika terjun di masyarakat." Ujar Atiqoh yang juga merupakan salah satu Anggota DPRD Banyuwangi itu.

Usai pengukuhan acara dilanjut dengan bincang santai (cangkruan) soal kepemudaan yang ditutori oleh Drs. Subrawi, M.Pd.I dan Muhammad Afifi.

Drs. Subrawi yang merupakan aktivis pendidikan menyampaikan, Pemuda harus memiliki tujuan.

"Pemuda, khususnya mahasiswa harus memiliki visi atau tujuan yang jelas dan sesuai dengan perannya. Harus memberikan kontribusi." Tegas Subrawi yang juga merupakan alumni IAIN Jember.

Sementara Muhammad Afifi, dalam kesempatan tersebut mengajak para mahasiswa untuk terlibat aktif untuk membaca realitas sekitar.

"Sebagai mahasiswa, patut, layak dan harus peka membaca realitas sosial di sekitar kita." Pungkasnya.

Tak hanya itu, di era millenial yang serba digital, Afif sapaan akrabnya, juga meminta para mahasiswa harus hadir dan terlibat aktif di media sosial.

"Era digital saat ini, mahasiswa harus terus mengasah kepekaan serta mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebar luaskan pengatahuan. Agar berbagai persoalan realitas yang terjadi mampu terjawab dan terselesaikan dengan baik dan bijak." Tutup pemuda asal Bondowoso tersebut.

Penulis: Afif Muhammad
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment