Pembayaran Listrik Naik Hingga 300%, Warga Pamekasan Amuk Kantor PLN Pamekasan


JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Melonjaknya pembayaran rekening listrik hingga 300% di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, membuat geram warga sekitar, Selasa (06/02/2018). 

Sehingga, beberapa warga yang kesal merasa dipermaikan oleh pihak PLN, mereka mendatangi Kantor PLN Rayon Pamekasan untuk meminta keterangan pasti pihak PLN.

"Kedatangan bapak-bapak dan ibu-ibu ini semuanya sama, menanyakan kenaikan tarif pembayaran rekening listrik yang naiknya tidak wajar, hingga mencapai 100% sampai 300% dari aslinya," ucap Nurul Ulum, salah satu Warga Kelurahan Bugih.

Serta pihaknya menjelaskan, bahwa tagihan listrik yang biasanya ia banyar itu sekitar Rp. 200.000, kini malah melonjak jauh, sebesar Rp. 900.000.

"Biasanya tiap bulan saya hanya bayar bekisar Rp. 200.000, tapi bulan ini malah naik sampai Rp. 900.000," jelasnya.

Pihaknya menduga, dengan melonjak tinggi pembayaran rekening listrik itu, sebuah akal-akal pihak PLN Pamekasan untuk warga yang menggunakan kilo meter manual diganti menjadi kilo meter prabayar.

"Hampir rata-rata pelanggan yang datang disini ini pakai meter manual, kami menduga secara tidak langsung pihak PLN ingin mengganti kilo meter manual menjadi kilo meter prabayar," tegasnya.

Sementara itu, salah satu pegawai asal Kelurahan Barurambat Kota, Mulyadi mengatakan, "Jika memang mau dinaikan tak masalah, namun bulan selanjutnya dikurangi lagi, ini malah tidak. Ini sama halnya rakyat miskin dicekik," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, warga mengamuk-ngamuk dikantor PLN Pamekasan sembari meminta Direktur PLN Rayon Pamekasan menemuinya untuk menjelaskan persoalan itu.

Pewarta : Isol Crew JA

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment