Pangeran Chandrarupa Tarik Balik Gelar 8 Orang Malaysia yang Melakukan Penipuan

Jatimaktual.com,- Pangeran Kapita Yang Terutama Kepangeranan Chandrarupanto Patani Shri Tiworo HRH.Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa Wibowo mencabut gelar kebangsawanan 8 orang malaysia ,menyalah gunakan gelar kebangsawanan untuk melakukan penipuan 

Mereka yang ditarik gelarnya adalah kelompok dari Muhammad Rafi Bin Abdullah Sani dan Haffizul Aswad ,yang menggunakan gelar kebangsawan untuk menyakinkan untuk mengelabuhi warga malaysia, bahkan mereka meminta uang kepada warga malaysia, dengan iming-iming di berikan gelar kebangsawanan, kata Pria yang juga Pangeran Perbawa Budaya Kerajaan Mempawah Ini,

Selain itu warga malaysia yang memohon gelar padanya  oktober tahun lalu itu, juga menipu warga malaysia dengan menawarkan membuat Id Pendua palsu (kartu identitas .Red) dengan meminta uang hingga Puluhan ribu ringgit 

8 orang yang di tarik balik gelarnya itu adalah sebagai berikut :

1.Muhammad Nur Ikram Bin Abdullah,warga No 7-4-12 gugusan tanjung 7  jalan cecawi 6/9 kota damansara seksen 6 petailing jaya ,Profesi penjual obat kecantikan super king

2.Mohamad Rafi Bin Abdullah Sani ,warga Kampung mengabang telong 3398 batu rakit,21030 8 Kuala Terengganu,Profesi penjual obat kecantikan super king

3.Mohd Haffizul Aswad,warga Taman Uda 42000 pelabuhan klang,Selangor Profesi penjual id pendua palsu 

4.Salwa Bt Mohd Saheed  warga Taman Uda 42000 pelabuhan klang Selangor

5.Azmi Bin Ayob ,warga No 99 Blok L PKNS Batu 10 1/2 TMN Desa Pelangi Hulu Langat,Selangor

6.Jasmin Bin Mohamed Saheed ,warga no 994 jalan papan pandamaran pelabuhan klang,Profesi Wirausaha

7.Intan Mazrosheilawati Binti Mat Zin ,warga No 21 Jalan PJU 10/13 Saujana Damansara Damai 47830 Petailing Jaya,Selangor 

8.Tay Teng Poy,Warga taman kemaman 24000 Kemaman 
Terengganu

Pangeran Chandrarupa menjelaskan bahwa dirinya akan segera berkoodinasi dengan Pihak Kerajaan Malaysia,agar para penipu tersebut dapat di proses secara hukum

Pria yang juga seniman ini mengatakan agar masyarakat indonesia maupun malaysia hendaknya jangan mudah percaya apa bila ada orang yang meminta uang dengan iming ingin gelar kebangsawanan yang mengatas namakan dirinya (rls)

Respon Pembaca.