Statemen Ketua Cabang PMII Bondowoso Tentang Kasus Pencemaran Nama Baik Ketua DPRD Bondowoso

JATIMAKTUAL BONDOWOSO,- Baru-baru ini, Masyarakat Bondowoso digemparkan dengan dugaan kasus pencemaran nama baik salah satu tokoh terkenal di Bondowoso, H.Ahmad Dhafir yang dilakukan oleh Bahrut, Pemilik Akun Facebook dengan nama (Rudiantara Ajk).

Akibat dari pernyataan Bahrut yang dituding mengandung ujaran kebencian tersebut, mengundang respon dari berbagai pihak salah satunya Saehol Hasan, salah satu keluarga dari H.Ahmad Dhafir yang akhirnya melaporkan sodara Bahrut ke pihak berwajib.

Muncul berbagai statemen berbagai pihak, salah satunya M.Nanang Sholeh, Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bondowoso. Kamis, 04 Januari 2018.

"Media Sosial (MEDSOS) memang merupakan wadah dimana siapa saja bisa berstatemen mengeluarkan pendapatnya, tapi yang perlu diingat ada kode etik yang perlu dipahami, ada hak orang lain yang perlu dihormati, jangan sampai menimbulkan kegaduhan, apalagi mengandung ujaran-kebencian," ucap Nanang.

Ditemui di kantornya, Nanang juga menegaskan bahwa ada undang-undang yang mengatur aktivitas manusia di media sosial.

"Medsos memiliki dampak positif dan negatif, sesuai dengan yang memakainya. Jika kita tidak hati-hati, maka kita akan rugi sendiri," tambah Nanang.

Mengenai kasus pencemaran nama baik yang buming di media sosial baru-baru ini, Nanang juga berkomentar.

"Mengenai kasus Pencemaran Nama Baik yang menimpa sodara Bahrut karena menuduh salah satu tokoh terkenal di Bondowoso yang juga merupakan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso di grub facebook Suara Rakyat Bondowoso (SRB) korupsi menjadi bukti akan dampak negatif Medsos. Menurut saya akun tersebut harusnya minta maaf baik-baik kepada H.Ahmad Dhafir dan berjanjilah tidak akan mengulangi lagi, saya yakin beliau akan memaafkan." tambah Nanang.

Nanang berharap agar masyarakat Bondowoso lebih waspada lagi dalam menggunakan Medsos agar tidak rugi sendiri nantinya.

"Dengan adanya kasus tersebut kita bisa mengambil pelajaran agar lebih mawas diri, jadikan Medsos sebagai sarana mengokohkan persaudaraan, bukan sarana yang mengundang perpecahan," pungkas Nanang.

Penulis : Musawir
Punlisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment