RESENSI BUKU : Adenna & Adrian

Jatimaktual.com, Resensi,- Adenna & Adrian merupakan novel karya Alliya Putri Utami  yang pernah diunggah disitus Wattpad. Dan novel ini sudah dibaca lebih dari 4,5 juta kali. Novel ini merupakan terbitan dari Penerbit Loveable. Satu dari sekian banyaknya novel wattpad yang diterbitkan oleh Loveable. 

Novel ini mengisahkan tentang Adenna & Adrian yang satu sekolah dan sering bertemu di sebuah tempat bernama Froch Cafe, namun mereka baru 'kenalan' setelah kurang lebih satu tahun Adenna rutin datang ke kafe itu. Sifat Adenna yang pendiam, kalem, dan sangat menyukai cheesecake ini sangat bertolak belakang dengan Adrian yang sangat cuek dan sangat menyukai kopi yang menurut Adenna rasanya sangat pahit. Mereka pun berbincang-bincang untuk pertama kalinya di hari itu. Adenna tidak mengira bahwa Adrian bisa menjadi orang yang manja dan Sangat berbeda dengan Adrian yang Adenna kira selama ini.

Sejak hari itu mereka pun semakin akrab, Mereka sering bertemu dan tak jarang juga Adrian  menegur Adenna dengan semangat saat disekolah. 

Semakin lama, Adenna pun merasakan sesuatu yang berbeda setiap kali ia bersama Adrian. Mereka berdua makin sering jalan-jalan, bahkan beberapa kali Adrian tidak sungkan untuk menyentuh tangan Adenna, tanpa tahu akibat dari perbuatannya bagi Adenna. 
Aku hitam, kamu putih.
Aku delusi, kamu nyata.
Aku volunteer, kamu involunter.
Aku elektron, kamu proton.
Aku statis, kamu dinamis.
Kata diatas sangat menjelaskan betapa berbedanya Adenna & Adrian. Namun ternyata mereka ada kesamaan, yaitu sama-sama menyukai band A Rocket To The Moon. 

Adrian juga pernah mengajak Adenna ke rooftop, suatu tempat yang Adrian sukai, karena dari sana ia bisa melihat pemandangan kota, Semua kendaraan di bawah sana tampak kecil, Hingga Adrian sadari bahwa Adenna takut dengan ketinggian. Ia pun dengan tenang memeluk Adenna, menenangkan gadis itu dan membisikan kata-kata yang membuat Adenna tidak kembali pucat. Adenna dan Adrian pun pacaran. Meskipun cara Adrian menyatakan perasaanya benar-benar polos dan jauh dari kata romantis, tapi Adenna tetap bahagia setengah mati

Pada suatu pagi Adenna menemukan surat berisi quote yang ada di laci mejanya, lalu terus berlanjut, ia kerap menemukan surat berisi quote itu dilokernya. Adenna pun menjadi penasaran siapa yang menulis quote-quote itu untuknya?

Lalu ada Sandra yang sangat gencar mengikuti Adrian kemana saja. Adenna pun tentu merasa risih dengan kehadiran Sandra. Namun, Adrian terus bersikap dingin pada Sandra. Saat Sandra gencar mendekati Adrian, Adenna memiliki Ziran yang terus-terusan ingin mengajaknya jalan. Adenna pun merasa risih dengan perlakuan Ziran, bahkan laki-laki itu dengan beraninya memegang tangan Adenna.

Kemunculan. Talitha, teman SMP Adrian, yang sering membuat perasaan Adenna menjadi kalut. Apalagi saat Adenna tahu bahwa Adrian dan Talitha pernah saling suka. Konflik pun berlanjut saat Adrian harus pergi ke Singapore untuk menemani ibunya yang sedang sakit. Dan akan meninggalkan Adenna selama beberapa hari. 

Bagaimana kisah akhir Adenna & Adrian? Siapa orang yang sering kali memberi Adenna surat berisi quote di lokernya? Apakah Adrian akan memaafkan kesalahan ibunya, yang telah membuat ia bersikap dingin selama ini?
Kekurangan

Konflik yang terjadi di dalam cerita novel ini Kurang mengaduk emosi sehingga pembaca kecewa,dan juga cara penulisan dari cerita Adenna & Adrian ini kurang baik. Gaya bahasa yang digunakan bisa dibilang non-formal karena banyak dijumpai penggunaan kata sehari hari seperti gue-lo, tetapi ada beberapa kata ataupun kalimat baku yang sangat mengganggu karena kombinasi dari setiap kata dan kalimatnya menjadi aneh. 
Keunggulan.

Novel ini tidak hanya berisi tentang cinta-cintaan anak SMA saja tetapi terdapat pembahasan tentang persahabatan, masa lalu, dan tentang betapa pentingnya peran orang tua di dalam kehidupan kita. Kesalahan seperti apapun yang dibuat oleh orang tua kita, tetap saja mereka telah merawat kita dari kecil, menjaga kita , dari bahaya sekecil apapun, dan pada akhirnya pada orang tua kita lah kita merasa nyaman.

Cara Alliya (penulis),kelahiran 2001 ini menggambarkan watak Adrian dan Adenna yang memang sangat cocok satu sama lain. Sangat baik. Perbedaan-perbedaan yang mereka miliki tidak membuat mereka menjadi menjauh, justru itulah yang mempertemukan mereka. 

Novel ini sangat cocok untuk kalian yang suka cerita remaja yang ringan, dan mudah bawa perasaan (Baper) saat membaca cerita yang terdapat tokoh cowok ganteng didalamnya. (Widi Pangestu Wilujeng)


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment