Pengerjaan Proyek di Desa Tanjung Diduga Asal-asalan, AMPT Desak Kadis PU Segera Mengambil Langkah Tegas. -->
Cari Berita

Pengerjaan Proyek di Desa Tanjung Diduga Asal-asalan, AMPT Desak Kadis PU Segera Mengambil Langkah Tegas.

Friday, January 19, 2018

Jatimaktual.com, Pamekasan,- Kelompok Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Tanjung (AMPT) mendatangi kantor pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, kamis (18/01/2018). Kedatangan mereka membawa kado Dokumentasi Pekerjaan Proyek yang baru saja selesai sudah hancur, terindikasi asal-asalan.
Dalam Forum Audiensi, AMPT ditemui langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Ir. Totok Hartono) dan Sekretarisnya (Fahmi). 
Vicky selaku Koordinator Audiensi memaparkan secara rinci terkait poin-poin pembahasan yang saat ini terus menjadi keresahan bagi masyarakat Tanjung Pegantenan. Menurutnya, Selama bertahun-tahun desa tanjung seolah selalu menjadi desa yang termarginalkan oleh pemerintah daerah, utamanya dalam bidang infrastruktur, sehingga dengan semangat para mahasiswa dan pemuda di Desa Tanjung untuk mengawal pembangunan desa utamanya dalam bidang infrastruktur akhirnya sepakat untuk mendatangi kantor Dinas. 
Poin-poin pembahasannya antara lain. 
1). Beberapa minggu lalu di Desa Tanjung ada pengerjaan Proyek Jalan Kabupaten dari arah selatan ke utara, dan di jalan poros desa dari ujung timur ke barat. pekerjaan tersebut baru selesai ternyata sudah hancur, terindikasi tidak sesuai dengan RAB. terutama kwalitas pekerjaan dan volume. Apalagi tidak ada papan nama yang menjelaskan terkait setatus pekerjaan.

Ini Video Hasil Pekerjaan Proyek jalan Kabupaten.
Video Jalan Proyek Jalan Poros Desa Tanjung.


2). Adanya penutupan jalan di area pekerjaan yang berdampak sulitnya warga khususnya pengendara roda empat untuk melintas, yang seharusnya ketika ada pekerjaan proyek jalan dilintasi kendaraan roda empat, sebagai bukti bahwa kwalitas pekerjaan bagus. 
3). Mengingat Kondisi Jalan Desa khususnya jalan Poros yang sampai saat ini masih memperihatinkan, perlu diketahui oleh pemerintah Daerah, bahwa di Desa tanjung seolah menjadi desa yang termarginalkan, apalagi masih ada jalan poros yang belum tersentuh oleh pekerjaan proyek, baik makadam maupun lainnya. 

Video jalan Poros Desa.

Menjawab pertanyaan massa audiensi, Totok Hartono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Menyampaikan, bahwa dirinya akan mengecek kelokasi yang sudah diinfokan oleh massa dari AMPT. "Nantinya akan kita cek kelokasi, seperti apa keadaannya dibawah. kita akan ajukan ke Inspektorat" kata Totok. 
Ketika AMPT mendesak agar semua pihak turun ke lokasi proyek untuk memastikan langsung. Pihaknya menggransi akan segera melakukan tindakan.
"sudahlah percaya saya, nanti senin kami langsung layangkan surat. Kalau seperti ini cukup miris, masak mau menjadi begini terus (rekanan)" tegasnya.
"Memang nantinya harus disinkronisasikan dengan jalan, karena ketika sudah masuk dalam pengembangan Kabupaten, desa harus menangani yang lain, yang lebih prioritas, tapi belum tentu juga anggaran pemerintah itu memenuhi semuanya bersamaan," ucapnya.
Sekedar diketahui, sembari menunggu tindak lanjut dari pihak terkait, AMPT akan terus mengawal perkembangan-perkembangan khususnya dilokasi pekerjaan proyek. (Faisol)

Dokumen video jalan Poros Desa lainnya.