Pekerjaan Pemeliharaan Ruang Sidang Pengadilan Pamekasan Diduga Tak Sesuai RAB

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Pekerjaan pemeliharaan yang berada di ruang sidang Kantor Pengadilan Kab. Pamekasan ini diduga tak sesuai dengan RAB. Pasalnya, pekerjaan yang dilakukan itu hanyalah sebatas menempelkan wellpaper pada dinding dan membenahi atap, sedangkan anggarannya bernilai 156 Juta Rupiah dari PU dan 50 Juta Rupiah dari Mahkamah Agung, Sabtu (12/01/2018).

Hendra Gunawan, selaku PPK pekerjaan sekaligus Pejabat Pengadilan Kab. Pamekasan menyampaikan, bahwa pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh CV. Rama Putra itu sudah selesai serah terima dengannya.

"Sudah selesai serah terima pada tanggal 21 Desember 2017 kemaren, dananya sudah cair," ucapnya, Rabu (27/12/2017).

"Jadi untuk pembiayaan untuk bahan dan lain sebagainya itu, mas silahkan tanya ke PU sendiri, karena disana sudah ada".

"Jadi seperti ini mas, jadi disini kita bukan kontrak pembangunan, bukan belanja modal, tetapi lebih ke pemeliharaan. Jadi pemeliharaan itu, kalok kita pakek konsultan pengawas anggarannya malah tidak cukup dan juga disini, ini bukan konstruksi murni bangunan, tetapi lebih pada interior," ungkapnya.

Serta pihaknya menjelaskan, bahwa dana pekerjaan pemeliharaan ruang sidang pengadilan itu, berasal dari dua anggaran yang diletakkan disatu titik.

"Jadi kami melapor kepada pimpinan, pimpinan melapor ke Mahkamah Agung, kita dikasik anggaran juga oleh Mahkamah Agung, 156 Juta itu bukan murni punya kita (Pengadilan) sebenarnya, 50 Jutanya dikasik Mahkamah Agung di Bulan November. Awalnya kita ingin memperbaiki rumah dinas yang parah, tapi cuma untuk saat ini tempat pelayanan umum juga rusak. Jadi kita di Instruksikan jangan memperbaiki rumah dinas, suruh memperbaiki dulu ruang sidangnya," jelasnya.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment