TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA. UNTUK SHARE KARYA ATAU BERBAGI INFORMASI HUBUNGI WHATSAPP REDAKSI 087777763180/E_MAIL. jatimaktual@gmail.com

Masyarakat Soroti Penertiban Pasar Palengan yang Amburadul


JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Keberadaan Pasar Palengaan Kecamatan Palengaan, kini menuai sorotan dari dari masyarakat Pamekasan, khususnya warga sekitar. Pasalnya, penataan pasar tersebut terkesan dibiarkan begitu saja oleh Pemerintah Daerah, sehingga pada saat tepat hari pasaran (Senin dan Jum'at), keberadaan ruas jalan selalu macet.

Kemacetan yang ada, dikarenakan tidak ada salah seorang pengawas yang menertibkan dan fasilitas yang layak, sehingga para Pedagang Kaki Lima (PKL) tetap berkeliaran berjualan dibibir jalan, serta para angkutan umum yang nakal memarkir kendaraannya sembarangan, menjadi penyebab utama macetnya arus lalu lintas Pasar Palengaan.

Melihat keadaan yang sembrawut itu, salah seorang warga asli Palengaan, Mulyadi, menilai kemacetan yang terjadi itu lantaran tidak adanya pengawasan dan penertiban yang jelas dari pasar itu sendiri. "Tidak heran jika pasar ini macet, karena penataannya yang amburadul".

Mulyadi, warga Palengaan menyampaikan, bahwa seharusnya persoalan itu bisa diselesaikan oleh pihak Camat Palengaan, Kepala Desa Palengaan Laok, Polsek Palengaan dan Dishub setempat, karena memang merupakan rananya.

"Ini kurang sinergirnya dari Kades, Camat Palengaan dan Polsek Palengaan, jangan hanya diam begitu saja," tegasnya.

Mulyadi meminta kepada Camat Palengaan agar tidak diam ditempat dan dijadikan pertontonan, seharusnya perlu melakukan penertiban pasar. "Jangan hanya karna ada yang Audensi, baru mau turun ke bawah," jelasnya.

Moh. Saed, Kepala Desa Palengaan Laok menyampaikan, bahwa dengan adanya kemacetan itu, dirinya mengaku jadi korban utama, karena macetnya pasar itu berstatus wilayahnya.

"Akibat dari kemacetan yang panjang setiap pasaran, Desa menjadi korban utama," paparnya.

Camat Palengaan, Achmad Sukrisno menjelaskan, kemacetan yang terjadi di pasar itu karna tidak di fungsikannya terminal, yangmana seharusnya terminal yang ada itu ditempati oleh para PKL.

"Macetnya pasar di sebabkan mobil yang parkir di pinggir jalan dan terminal yang tidak fungsikan. Karna diketahui terminal di tempati pedagang kaki lima," jelasnya jumat usai melakuakan pengecekan pasar (19/01).

Pewarta : Isol Crew JA

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment