Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Retak. Warga Palengaan Minta Pemerintah Ambil Langkah Tegas.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Meski kini memasuki tahun baru 2018, rupanya Jembatan penghubung antar Kabupaten tak dihiraukan Pemerintah, sehingga keadaannya kritis (retak). Kini Jembatan Penghubung antar Kabupaten tersebut menuai kritikan pedas dari warga Desa Palengaan Laok, yang menuntut agar Pemerintah tegas dalam mengambil tindakan, Senin (01/01/2018).

Jembatan yang terletak didesa Palengaan Laok Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan itu retak parah. satu-satunya jembatan yang menjadi akses penghubung antara kota Sampang dan Pamekasan.

Masyarakat Palengaan, Syafie, menjelaskan keberadaan jembatan yang semakin hari tambah semakin retak. Dirinya mengkhawatirkan jika dibiarkan nantinya jembatan itu akan ambruk total, "jika tidak segera diperbaiki, iyaa akan ambruk total nantinya," jelasnya.

Syafie meminta agar Pemerintah Pamekasan atau Dinas terkait segera mengambil langkah yang tegas. Tidak boleh membiarkan, "Pemerintah harus ambil tindakan yang tegas, karna ini menyanggut keselamatan warga," tegasnya.

Diketahui retaknya jembatan itu karna adanya aliran air yang besar, sehingga penyanggah jembatan itu tidak kuat. Apalangi sekerang musim penghujan.

Disamping itu, Mobil yang melintas dengan muatan yang berat akan sangat mempengaruhi keberadaan jembatan itu, "kalo ada mobil yang muatan berat, iya ini nanti tambah parah mas," tuturnya dengan rasa khawatir.

Ra'uf salah satu pengedara sepeda roda dua yang melintas meminta agar jembatan ini segera diperbaiki, "iya jangan dibiarkan. Harus ada langkah tegas sebelum memakan korban yang banyak," tandasnya.

Untuk menghindari laka lantas yang tidak di inginkan masyarakat Desa Palengaan Laok, pihak aparat kepolisian resort Pamekasan memasang rambu-rambu pemberitahuan di tengah jalan. Hal itu dilakukan agar masyarakat yang melintas lebih hati-hati.

Sementara itu Kapolsek Palengaan Iptu Ach Sholeh saat di konfirmasi membenarkan dengan adanya jembatan yang retak itu. Pihaknya menyampaikan sudah mengecek langsung kondisi jembatan ke lapangan.

"Sudah hampir satu bulan yang lalu kami bersama jajaran Polsek Palengaan memasang banner Himabauan untuk masyarakat," jelasnya.

Shaleh meminta agar warga tetap waspada dan hati-hati demi menjaga keselamatan, "perlu waspada dan hati-hati dalam mengendarai kendaraan," harapnya.

Shaleh menambahkan, hal itu sudah disampaikan langsung ke dinas PU kabupaten Pamekasan. "Saya sudah sampaikan beberapa waktu lalu ke Dinas PU Bina Marga Pamekasan," ungkapnya.

Sementara itu Kadis PU Bina Marga Pamekasan, Totok Suhartono belum bisa dimintai keterangan. Berkali-kali dicoba dihubungi melalui telpon selulernya belum ada respon.

Pewarta : Faisol/Mul

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment