GPS Luruk Dinas PU & Tata Ruang, Pertanyakan Proyek Bermasalah di Desa Sana Laok.

Jatimaktual.com, Pamekasan,- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Peduli Sana Laok (GPS) mendatangi kantor Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pamekasan guna mempertanyakan Adanya beberapa Proyek bermasalah dibeberapa titik di Desa Sana Laok. 

Kedatangan GPS ke kantor PU & Tata Ruang di temui oleh Sekretaris PU dan jajarannya, karena Kepala Dinas sedang ada agenda keluar kota. Namun maskipun tanpa kepala dinas forum audiensi tersebut tetap berlangsung sebagaimana mestinya. 

Salah satu poin pembahasan yang dibawa GPS ke forum audiensi antara lain. Adanya Proyek Aspal di jalan Poros Desa Sana Laok Kecamatan Waru, tepatnya di dusun Bujudan. Proyek tersebut beberapa waktu lalu dibongkar oleh warga sekitar karena dinilai meresahkan. 

Proyek Infrastruktur jalan kabupaten yang berlokasi di Desa sana laok. Proyek tersebut baru beberapa minggu dikerjakan sudah rusak dan diduga tidak sesuai dengan RAB. 

Menagih janji Bupati pada saat acara bunga bangsa di Desa Sana Laok terkait perbaikan jalan kabupaten di wilayah pantura khususnya didesa sana laok. 

Yadi Yanto Selaku ketua geraka pemuda sana laok (GPS) menyatakan bahwa adanya proyek yang rusak dibeberapa titik di Desa sana laok harus betul-betul diperhatikan, seperti proyek aspal yang sempat dibongkar. Dan proyek jalan kabupaten yang baru selesai sudah rusak.

"Ini jelas tidak sesuai dengan RAB, bagaimana bisa proyek Kabupaten hanya bertahan beberapa minggu." ungkap Yadi.

Syaiful Petuah salah satu pembicara lainnya juga angkat bicara persoalan proyek yang dinilai abal-abal tersebut, pihaknya menuding pihak Dinas terkait main-main. Sehingga pihaknya meminta pihak dinas untuk segera memanggil rekanan untuk dimintai pertanggung jawaban. "saya kira jalan yang paling rusak parah cuma di desa ragang-sana laok. Namun kenapa ketika ada proyek malah dikerjakan asal-asalan. Mari profesional, agar tidak selalu muncul masalah dan terjadi pengembalian uang akibat pekerjaan proyek yang tidak sesuai." ungkap Syaiful Petuah didepan forum audiensi. 

Apalagi menurut Taufik yang juga merupakan pemuda Desa Sana Laok merasa kecewa karena selama bertahun-tahun desa sana laok seakan dibiarkan tampa adanya perbaikan infrastruktur dari pemkab. 

"saya hanya minta kepastian dari pihak Dinas, Kapan Kepala Dinas akan mengkroscek ke lokasi, dan melakukan perbaikan. terutama dilokasi proyek yang bermasalah, baik yang jalan poros Desa maupun yang Jalan Kabupaten. Kami GPS siap mendampingi pihak Dinas ketika turun ke lokasi agar bisa memastikan bahwa proyek tersebut memang sesuai dengan RAB atau tidak." terangnya. 

Sekretaris dinas PU dan tata ruang berjanji untuk memanggil rekanan yang bersangkutan, dan terkait tuntutan lainnya akan disampaikan kepada kepala dinas pada hari senin, sehingga pasca itu akan memberitahukan hasilnya kepada pihak GPS. 

Namun sebelum forum bubar, Syaiful Petuah kembali menegaskan untuk segera ditanggapi semua tuntutan GPS terutama agenda turun ke lokasi sebagai bukti nyata kepada masyarakat, dalam dalam jangka waktu yang dijanjikan tidak ada kejelasan. " kami akan mendatangi kantor ini lagi dengam kekuatan massa yang lebih besar, kami sudah tidak butuh janji-janji" tegasnya. 

Sekedar dimetahui bahwa GPS tidak ingin mendengar lagi bahasa pengembalian dana ke negara lantaran Pekerjaan Proyek asal-asalan. (MA)
Lokasi Proyek Jalan Kabupaten 












Lokasi Proyek di Dusun Pajudan Desa Sana Laok. Proyek yang dibongkar oleh warga.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment