Bukan Pesulap,tapi Penjaga Sekolah

Judul : Amazing Guardian
Nama Penulis : Ran Orihara
Penyunting : Winda Veronica
Perancang Sampul : Vanessa Josephine
Penata Letak Isi : Fernandus Antonius
Penerbit : Ice Cube
Kota Terbit : Jakarta
Tanggal Terbit : Maret 2014
Edisi : Cetakan Kedua
Ukuran : 13,5 X 20 cm
ISBN : 978-979-91-0686-5

SMA Hogosha Gakuen adalah sebuah SMA yang sangat terkenal karena legendanya, yaitu legenda Guardian yang selalu mampu menyelesaikan masalah apapun. Tidak ada yang tau berapa jumlahnya, apakah cewek ataupun cowok, dan tidak ada yang mengerti tujuannya. Dan setiap orang yang ditolong oleh Guardian, tidak diperbolehkan untuk membocorkan identitas penolong mereka. Jadi rahasia itu tetap terjaga selama 17 tahun karena masing-masing orang menjaganya dengan baik. Guardian generasi yang dibahas adalah Guardian yang beranggotakan 4 anak OSIS yang sangat terkenal, Asa, cewek yang menjadi pemimpin Guardian; Izumi, biasanya adalah ahli yang mengurus komputer; Naito, dia bisa dibilang seperti wakil ketua; dan yang terakhir, primadona wanita karena sangat suka memamerkan diri, Kaze. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi Guardian tidaklah mudah, dan kerahasiaan Guardian pun harus dijaga erat-erat. Di buku ini, ada beberapa kasus. Kasus-kasus tersebut dipilih oleh Asa, dan sekali Asa mengatakan, "Target lock on!" tidak ada cara untuk menghindari kasus tersebut, harus diselesaikan. Kasus-kasusnya juga unik-unik, dan beberapa tidak terduga sama sekali. Buku ini ternyata mneyritakan tentang penyelesaian masalah yang benar benar menggunakan idea atau akal untuk menyelesaikannya bukan dengan magic atau hal mistis lainnya saat orang pertama kali melihat sampul buku ini.

Membaca buku ini mengingatkanku pada buku Touche yang ditulis oleh Windhy Puspitadewi. Bedanya, kalau tokoh utama di Touche adalah murid yang punya kemampuan khusus, maka tokoh utama di Amazing Guardian adalah empat murid biasa yang bertugas melindungi sekolah mereka. Persamaannya, Amazing Guardian dan Touche sama-sama ada bau detektif-detektifnya. Dan itulah yang menjadi kritik terbesarku untuk novel ini menurutku, karena udah ada bau detektif-detektifnya namun tidak ditimbulkan dan ditegaskan bahwa detektif namun hanya sebagai penjaga sekolah. Saya merasa novel ini nanggung. Mau dibilang teenlit biasa, novel ini bukan teenlit biasa. Mau dibilang teenlit detektif, kasus-kasusnya menurutku terlalu sederhana. Ada tiga kasus (kalau aku tidak salah ingat) dan aku bingung mana yang dimaksudkan penulis sebagai kasus utama. Ketiga kasusnya terasa sama sederhananya dengan pemecahan yang nggak perlu analisis-analisis mendalam. Lebih baik penulis menulis dua kasus saja. Kasus pertama sebagai kasus pembuka yang sederhana namun diselesaikan sama dengan cara yang pertama yaitu dengan pengetahuan ilmiah namun susah ditebak siapa pelakunya. Dalam kasus pertama di dalam novel sangat mudah untuk ditebak siapa pelakunya. Nah sedangkan kasus yang kedua merupakan kasus berat dan yang bisa dibilang menjadi kasus utama yang penyelesaiannya lebih mendalam. Tidak hanya kasusnya yang sederhana alur dari cerita yang yang berlatar jepang juga menambah unsur misteri di dalamnya karena memang ketertarikan penulis dengan anime mangan dan vocaloid.

Pertama, tokohnya Mary Sue dan Gary Stu. Asa memang preman begitu tidak ada orang lain yang melihat, tapi tetep saja Mary Sue. Naito, Kaze dan Izumi juga terlalu Gary Stu.  Penggambaran tokohnya yang tidak ada menonjolnya namun memberikan kesan tersendiri dalam bidang penyelesaian kasus-kasusnya. Kalau misalnya salah satu tokoh yang ahli pada bidang masing-asing itu ada kekurangannya pasti lebih terkesan manusiawi.Namun, ini semuanya sempurna seperti mereka mempunyai magic yang dapat membantu menjaga sekolah . Tapi di kasus kedua, saya harus bolak-balik ke halaman sebelumnya karena saya lupa kalimat sebelumnya dan kasusnya agak membuat bingung.

Kayaknya penempatan plot twist-nya kurang tepat, ditambah lagi saya nggak ngerti tentang legenda Yunani.Tentang hades, ceberus dan kawan-kawannya saya berfikir bahwa mereka bekerja sana dengan dewa untuk membantu menjaga sekolah. Ternyata tidak pada bagian ke 5 dijelaskan siapa sebenarnya Hades ceberus ini, mereka adalah julukan dari masing-masing guardian yang mempunyai sifat seperti dewa. Alur acak yang tidak jelas maju atau mundur membuat pembaca membacanya berulang-ulang untuk mengerti akhirnya Plot twist-nya jadi nggak ngena untuk saya pribadi, yang ada saya malah bingung dan mikir siapa tokoh ini tiba tiba muncul dalam alur secara tiba-tiba.


Biografi
Nama : Rico Dwi S
Studi : Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang
Alamat : Jl.Tirto Utomo, Gg.12 Landungsari

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment