Resensi Novel Ku tinggalkan Dia Karena Dia

Judul Resensi: Ketika Hati Kembali kepada Sang Pemilik Hati
Identitas buku :
Judul buku : Ku Tinggalkan Dia karena Dia
Penulis : @Duniajilbab & @ Ummu_Rumaisha81
Penerbit : Wahyu Qolbu Cetakan Kesembilan, 2015
Tebal Buku : XI Halaman dan 248 Halaman
Harga Buku : Rp. 39.000,00
Peresensi : Dianatur Raviqah Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Malang.


@duniajilbab  adalah sebuah akun Twitter dan Instagram yang didedikasikan sebagai tempat diskusi dan berbagai tentang kebaikan. Semua postingan yang dihadirkan insya Allah berisi nilai-nilai kebaikan yang bermanfaat bagi semua followers @duniajilbab. Dan @ummu_rumaisha81 adalah sebuah akun milik Ririn Rahayu Astuti Ningrum, beliau adalah seorang PNS. Saat ini bergiat di komunitas Penulis Jaringan Pena Ilma Nafia (JPIN). Menekuni dunia kepenulisan sejak bulan maret 2012, penulis telah menghasilkan puluhan karya yang tergabung dalam 35 antologi.

Novel Kutinggalkan Dia karena Dia ini menarik, dilihat dari judul novelnya saja "Kutinggalkan Dia karena Dia" sudah menarik perhatian siapa saja yang melihatnya dan membuat penasaran, kenapa dia meninggalkan dia ? itu merupakan daya tarik tersendiri dari novel ini dan membuat pembaca ingin membaca novel ini hingga selesai.

Novel Kutinggalkan Dia karena Dia ini adalah kumpulan kisah nyata orang-orang yang akhirnya mengerti makna cinta dan memilih menjadi jomblo mulia karena akhirnya lebih memilih sang pemilik hati, yaitu Allah swt. Berawal dari rasa penasaran, berlanjut dengan ikatan tak pasti yang disebut pacaran sampai akhirnya tertegun dengan kesucian makna cinta. Banyak kisah yang disajikan dalam buku ini yang menjelaskan hukum pacaran didalam Islam dan bentuk aplikasinya dikehidupan sehari-hari. Salah satu kisah yang menginspirasi saya adalah Jaga Kehormatanmu.

Media sosial memang sering membuat seseorang lupa waktu, salah satunya yaitu Facebook. Dengan facebook kita bisa berbagi momen-momen yang sedang kita rasakan dengan orang lain dan juga dari facebook pun kita bisa mengenal seseorang yang belum kita temui sebelumnya serta chattingan dengan orang lain. Dan berawal dari sinilah, seorang gadis berkenalan dengan salah satu pemuda yang belum dia kenal sebelumnya. Hampir setiap hari mereka saling  chattingan berkenalan  satu sama lain dan berbagi cerita, setelah beberapa hari pemuda tersebut meminta nomor ponsel gadis tersebut. Sejak saat itupun mereka selalu berkomunikasi lewat SMS (Short Message Service) setiap harinya, dan terkadangan jika online di facebook mereka juga saling membalas pesan. Semakin lama menjalin komunikasi dengan pemuda tersebut, rasa penasaran gadis tersebut terhadapnya semakin besar.

Hari demi hari akhirnya mereka bertemu untuk pertama kalinya setelah sekian lama chattingan di facebook. Setelah beberapa kali mereka bertemu, pemuda tersebut menyatakan perasaannya kepada gadis tersebut, dan meyakinkan cintanya kepada gadis tersebut. Gadis tersebut menerima cintanya, dan entah apa yang ada dibenak pemuda tersebut dia langsung mencium bibir si gadis, perasaan takut dan tidak percaya seolah menjadi satu dalam diri gadis tersebut karena ini adalah ciuman pertama bagi dirinya dan juga belum siap untuk hal ini.

Malam minggu pun tiba, pemuda tersebut main kerumah si gadis dan keadaan rumah gadis tersebut kosong. Beberapa lama kemudian, pemuda tersebut memegang tangan si gadis, sampai akhirnya pemuda tersebut mencium lagi pipi dan bibir gadis tersebut. Beberapa bulan kemudian hubungan mereka pun renggang, dan disaat pemuda tersebut mengakui pernah melakukan hal tersebut (red : ciuman) bahkan lebih dengan mantannya kekasihnya, gadis tersebut memutuskan hubungannya dengan pemuda tersebut.

Akhirnya gadis tersebut sadar, bahwa pemuda tersebut bukan lah orang yang tepat untuknya, gadis tersebut memilih untuk kembali ke jalan Allah dan memperbaiki diri agar menjadi lebih baik. Jodoh pada akhirnya nanti akan bertemu, sejauh apapun jaraknya. Namun sedekat apa pun jarak kalau itu bukan jodoh pasti tak akan bersatu.

Keunggulan dari novel ini adalah pada setiap ceritanya mudah dipahami dan dicerna oleh para pembaca, kisahnya merupakan kisah nyata yang dapat memberikan kita sebuah pembelajaran untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Menggunakan bahasa sehari-hari yang ringan sehingga tidak membingungkan pembaca. Buku ini juga dapat mengajarkan kepada pembaca tentang makna cinta, terutama bagi remaja yang sedang dilanda perasaan cinta terhadap lawan jenis, karena novel ini banyak menginspirasi untuk lebih mencintai Allah dan mengutamakan Allah. Buku ini juga ringan untuk dibaca dan kisahnya aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga cocok untuk para remaja ataupun kaum muda yang suka membaca novel inspiratif.

Akan tetapi, novel ini juga memiliki kekurangan, yaitu ruang lingkup ceritanya tidak spesifik pada satu kalangan tertentu saja. Bahasa novel lebih cocok untuk kalangan remaja, namun untuk beberapa cerita masuk pada ranah rumah tangga. 

Hal ini menimbulkan kesan ambigu, karena pada satu sisi bahasanya cocok untuk kalangan remaja, dan disisi lain ceritanya masih terlalu jauh untuk kalangan remaja. Dan sedikit sekali terdapat gambar ilustrasi dalam ceritanya. Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, entah itu hal yang kecil maupun besar.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment