Ratusan Mahasiswa, Ikuti MAPABA Rayon FATAR PK PMII STAIN Pamekasan

JATIMAKATUAL, PAMEKASAN,- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Tarbiyah (Fatar) STAIN Pamekasan menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA).

Mapaba yang diikuti sebanyak 362 Mahasiswa STAIN Pamekasan bertempat di Desa Mapper, Kecamatan Proppo, kabupaten Pamekasan, malam sabtu, 02-04 Desember 2017.

Dari 362 peserta yang ikut, tercatat ada 15 peserta delegasi. Semua peserta MAPABA akan diberikan materi PMII serta dibekali pengalaman PMII lainnya.

Kegiatan yang akan berlangsug mulai tanggal 02 hingga 04 Desember dihadiri seluruh alumni dan kader beserta anggota PMII se-Kota Pamekasan.

Dalam sambutannya Fahri Hozaini selaku ketua komisariat PMII STAIN Pamekasan berharap para peserta dapat menjadi kader-kader yang mumpuni dalam menjawab tantangan zaman yang sesuai dengan tujuan PMII.

"Kami sangat apresiatif dengan peserta rayon fatar dan semoga bisa menjadi kader mujtahid," ungkanya.

Untuk diketahui, PMII STAIN Pamekasan mempunyai tiga rayon persiapan yang baru terbentuk beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, MAPABA digelar oleh rayon Persiapam Fakultas Syariah (Fasa) 18-19 November dan Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Islam (Febi) 25-26 November.

Sementara itu, Ketua umum PMII Cabang (PC PMII) Pamekasan Fadil mengintruksikan agar semua rayon bisa melaksanakan MAPABA secara mandiri. "Rayon harus mandiri dalam melaksanakan kaderisasi," jelasnya.

Lebih lanjut Fadil menyampaikan anggota mapaba mampu menjadi pribadi muslim Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, dan berkomitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia, "Output MAPABA bisa betul-betul mampu menterjemahkan tujuan PMII seperti yg tertuang dalam BAB IV pasal 4 AD/ART PMII," tuturnya.

Terakhir Fadil berharap progresifitas kaderisasi pasca MAPABA Rayon harus bisa melakukan pendampingan dan mem-follow up, "Selesai MAPABA rayon harus terus melakukan pendampingam terhadap Anggotanya," pangkasnya.

Pewarta : Mulyadi
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment