Polres Pamekasan: TO Bandar Narkoba Dilubangi Dengan Timah Panas Akibat Melawan Petugas.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Jajaran Polres Pamekasan berhasil mengamankan TO bandar narkoba meski pelaku tetap melakukan upaya kabur dan melawan Jajaran Polres Pamekasan, tak segan karena kelakuannya, Jajaran Polres Pamekasan terpaksa melubangi dengan timah panas, Senin (18/12/2017) sekitar pukul 19.30 WIB.

Informasi yang dihimpun jatimaktual.com, 
Dalam penangkapan ini, Jajaran Polres Pamekasan berhasil mengamankan barang bukti Shabu seberat kurang lebih 7,98 gram, 1 kertas tissue sebagai pembungkus, 1 plastik warna hitam sebagai pembungkus bagian luar.

Serta juga mengamankan barang bukti berupa, 1 buah Hp Black berey casing warna putih serta 1 buah Hp Nokua casing wrna biru, dan Uang muka sebesar Rp.127.000. Namun apabila brg bukti Narkoba jnis shabu sberat 7,98 gram ini lolos & terjual, mk keuntgan yg d peroleh tsk apbl mnjdi paklet hemat  ( kurg lbh 0,2 grm ) mk mnjd 39 pocket hemat dg kisaran hrg Rp 400.000/pocket mk total keuntungan sekitar Rp. 15.600.000. 

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, S.I.K menyampaikan, bahwa Jasmari terpaksa dilubangi dengan timah panas lantaran melawan dan berusaha untuk kabur dari petugas, saat sedang membawa barang narkoba dari wilayah Kabupaten Sampang untuk diedarkan ke wilayah Kabupaten Pamekasan.

Pihaknya pun menegaskan, bahwa dalam penangkapan TO bandar narkoba itu, melakukan pengintaian dan pembuntutan selama 2 hari, berdasarkan pengembangan informasi dari masyarakat sekitar lokasi.

"Tersangka terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur melawan petugas. Tersangka ini, sudah lama menjadi target operasi kami karena tersangka merupakan sebagai bandar yang menjadi pemasok Narkoba jenis Sabu tersebut dari Wilayah Kabupaten Sampang ke Kabupaten Pamkasan," ungkap AKBP Teguh Wibowo, Kapolres Pamekasan di Press Release, senin malam pukul 19.30 WIB.

AKBP Teguh Wibowo menjelaskan, bahwa wilayah peredaran narkoba jenis sabu yang menjadi tempat beroprasinya tersangka, yakni di wiilayah Kecamatan Palengaan, Proppo, Pegantenan, Pakong dan Kecamatan Kota Pamekasan.


"Jika BB tersebut berhasil lolos dari tangan tersangka dan terjual kepada pengguna, maka kurang lebih sebanyak 100 orang akan menjadi korban akibat barang haram ini" tegasnya.

Akibat perbuatannya, Jasmari dijerat dengan Pasal 112 ( 1 ) jo 114 ( 1 ) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal selama 7 tahun kurungan dan maksimal 15 tahun penjara, atau seumur hidup.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment