Hari Ibu: Ketika KOPRI Banyuwangi Bersama Masyarakat Pesisir Muncar

JATIMAKTUAL, BANYUWANGI,- "Zaman millennial, perempuan sudah bukan zamannya untuk tampil menjeng. Perempuan harus cerdas, inovatif, dan progresif. Ciptakan sejarah. Berperan dan berkontribusilah untuk bangsa." Begitu pernyataan Fitriya Kusuma fardani, S.Pd.I, saat mengisi diskusi peringatan hari ibu oleh Pengurus Cabang Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (PC KOPRI) Banyuwangi. (26/12/17)

Diskusi yang bertempat di kantor yayasan Pusaka, Kedung rejo, Muncar tersebut, diikuti oleh seluruh kader kopri se-Banyuwangi. Tak hanya mereka, beberapa kader putra dari beberapa komisariat dan pengurus cabang pun tak kalah semangat untuk terlibat dalam diskusi tersebut.

Dengan tema "Peran dan kontribusi PMII Puteri dalam membangun bangsa," diharapkan mampu memberikan spirit interospeksi untuk selalu terlibat aktif berkontribusi untuk bangsa.

"Dengan ini, keberadaan kader kopri diharapkan mampu meningkatkan semangat kiprahnya untuk terus belajar dan terlibat aktif dalam berbagai aspek kehidupan." Ujar Fina Mawadah, selaku ketua Kopri Cabang Banyuwangi.

Selesai diskusi, acara dilanjutkan dengan bagi-bagi bunga dan sembako kepada ibu-ibu nelayan di sekitar pelabuhan Muncar.

Mariya, salah satu kader kopri UNIBA merasa sangat termotivasi dengan acara tersebut.

"Diskusi ini sangat memotivasi kami selaku kopri untuk terus progres. Saat bagi bunga dan baksos, senyum tulus dari para ibu-ibu nelayan itu mengajarkan kita tentang arti qona'ah yang sebenarnya. Hidup mereka penuh syukur, meski harus dengan bekerja keras." Pungkas Mariya, haru.

Tak hanya itu, kekaguman muncul dari bu Marni salah satu masyarakat pesisir Muncar.

"Ini baru kali pertama saya mendapatkan bunga. Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya. Kegiatan seperti ini sangat bagus, sebab sudah sangat jarang mahasiswa yang mau memperhatikan masyarakat, khususnya peduli terhadap para ibu-ibu." Jelas, bu Marni, kagum.

Semantata Puri Ayu Indra Kusuma dewi selaku Ketua PC PMII Banyuwangi sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan tersebut.

"Dengan ini, nyatalah bahwa kopri mampu eksis dan terus mampu memberikan manfaat disetiap ruang kehidupan." Tegas Puri.

Kata Puri, Kopri harus kritis dan peka dengan relaitas sosial.

"kopri harus mampu memotret kondisi sosial sekitar, lebih-lebih soal keperempuanan." Tambahnya.

Pihaknya berharap, kegiatan semacam ini harus dilakukan secara terus-menerus. 

"Jangan hanya sampai disini, kopri harus terus menerus memberikan warna dan manfaat dalam berbagai ruang-ruang guna kemaslahatan agama, bangsa dan negara." Harap Puri.

Penulis : Afif M
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment