Terkait Polemik Pilkades Kacok, Plt Bupati Pamekasan : Kita Semua Harus Patuh Kepada Keputusan Hukum

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Terkait dengan adanya polemik di Desa Kacok Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan yang disebabkan oleh Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2017, akibat hasil Pilkades yang dinilai tidak adil dan tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Sesuai dengan janji Plt. Bupati Pamekasan Khalil Asyari, persoalan itu akan diselesaikan dalam jangka kurun waktu 2 hari seusai dilaksanakannya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh salah satu DPRD Pamekasan dan ratusan warga Desa Kacok, upaya menuntut keadilan, yang dilakukan pada hari Senin kemarin (6/11).

Namun, janji yang telah disepakati itu dikhiyanati oleh Plt. Bupati Pamekasan. Pasalnya, hingga 3 hari lamanya tak ada sebuah mediasi antara pihak warga dan pihak berwajin.

Plt. Bupati Pamekasan, Khalil Asyari mengatakan, "Kalo terkait pelantikannya tetap berjalan, semisal ada persoalan-persoalan yang sekiranya berkaitan dengan hukum silahkan jalan terus, sesuai aturan yang ada," ujarnya kepada awak media usai melantik 13 Kepala Desa, Kamis (9/11/2017).

"Kita semua harus patuh kepada keputusan hukum. Kalok ditunda nantinya dipersalahkan juga, sementara ini kan proses pelaksanaan Kepala Desa, mulai di pelaksanaan kepada pelaporan yang kami terima yaitu sudah dilakukan sesuai aturan yang ada. Maka kami punya kewajiban melantik," tegasnya.

"Sudah disampaikan hasil dan saran-saran dari Forkompimda kepada pihak-pihak yang mempersoalkan keabsahan dari hasil pilkades itu," paparnya.

Selain itu, pihaknya berharap tidak terjadi hal yang tidak di inginkan (kisruh). "Mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu. Kalok toh itu terjadi, saya kira itu sudah ranahnya hukum".

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment