Nasib Nasionalisme di Tengah Pusaran Politik

Oleh. Abdul Muis

JATIMAKTUAL,- Indonesia merupakan negara yang terjajah selama kurang lebih 3  setengah abad. Walaupun terjajah selama itu, raktyat Indonesia tidak gentar dengan ribuan pesawat tempur yang menyerangnya. Mereka memiliki Jiwa nasionalisme yang tinggi sehingga negeri ini dapat memerdekakan diri sendiri walaupun hanya menggunakan senjata seadanya (bambu runcing dan lain sebagainya). Banyangkan, ada berapa ribu bahkan jutaan jiwa yang melayang pada waktu itu sehingga mencapai kepada apa yang dicita-citakan oleh semua rakyat pribumi.

Namun sekarang negeri ini terjajah oleh perpolitikan yang semakin memanas  sehingga melahirkan berjuta-juta problem yang ditayangkan di layar televisi nasional selama ini. Negeri ini telah merdeka selama 72 tahun, ingat negeri ini merdeka belum samapai separuh dari lamanya dijajah oleh bangsa lain. Indonesia saat ini merdeka secara tertulis dilembaran beberapa buku sejarah republik Indonesia, tapi secara fakta yang terjadi pada saat ini Indonesia belum merdeka, bukti nyata bahwa negerei ini tidak merdeka adalah banyaknya rakyat yang miskin, fakir, dan banyaknya penerus bangsa yang berserakan tidak sekolah dan tidak melanjutkan kepada pendidikan yang lebih tinggi disebabkan oleh kurannya biaya dalam melanjutkan hidupnya. Inilah hanya sebagian segelintir bukti bahwa negeri ini telah tidak merdeka.

Perlahan tapi pasti, rasa nasionalisme rakyat Indonesia akan terkikis oleh materi, sehingga keadaan negeri ini morad-marid. Fakta yang terjadi dilapangan saat ini adalah suap menyuap untuk memenangkan perkara dalam sidang pengadilan terkait perbuatan tangan jahilnya dan pola pikirnya yag selalu licik. Sehingga yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar, dengan adanya problem seperti itu maka melahirkan sebuat pendapat bahwa saat ini yang ada di jalan yang benar menjadin musuh bersama dan yang serakah menjadi teman bahka di sanjung-sanjung boleh sesama serakahnya hal ini terjadi dikalangan pejabat negeri ini.

Ketika melihat beberapa fakta tersebut penulis membayangkan apa yang akan terjadi di negeri ini pada 10 tahun kedepan, akankah rasa nasionalisme rakyat Indonesia seperti pejuan-pejuang negeri ini pada saat itu atau sebaliknya?. Rakyat Indonesia saat ini memiliki rasa egoisme sehingga hanya memikirkan diri sendiri dan tidak menghiraukan rakyat jelata.

*Mahasiswa manajemen pendidikan STAIN Pamekasan. Fb: Mughis Breegazz


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment