Diduga Lakukan Pungli PRONA, Warga Desa Kerang Adukan Oknum Prangkat Desa Ke Presiden Jokowi

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Adanya Program Operasi Nasional Agraria (PRONA) ternyata banyak menyisihkan persoalan disejumlah wilayah, seperti yang telah terjadi di Desa Kerang kecamatan Sukosari Bondowoso. Salah satu Warga desa Kerang adukan oknum perangkat desa ke Presiden RI Joko Widodo dengan berkirim surat, karena melakukan dugaan pemungutan liar (PUNGLI) saat proses selesai pengukuran tanah yang akan di sertifikat pada program PRONA. Minggu, (5/11/2017).

"Saya mengadu ke PRESIDEN R.I Joko Widodo dengan mengirim surat karen setelah tau dari TV dan berkonsultasi kepada orang yang ngerti bahwa permintaan uang atas program PRONA itu termasuk pemungutan liar," kata salah satu Warga Desa Kerang berinisial "TN" (53) Rt007/Rw003.

Menurutnya permintaan uang yang dilakukan oknum perangkat desa yang bertugas di program PRONA masing-masing warga jumlahnya berfariasi, dari harga tiga ratus ribu rupiah sampai satu juta dua ratus ribu rupiah perbidang tanah.

TN berharap dengan adanya surat yang dikirim kepada Presiden RI agar pimpinan Negera Indonesia mengetahui bahwa di desanya telah terjadi pelanggaran hukum yang berupa dugaan praktik Pumungutan liar atas program PRONA di desanya.

Selain itu "TN" berharap agar, "lembaga penegak hukum memproses seadil-adilnya jika oknum tersebut benar-benar terbukti melakukan pelanggaran hukum," tegasnya.

Tidak hanya itu, "TN" (37) Dusun Penyabungan Rt007/Rw003 Desa kerang membenarkan bahawa di desanya telah terjadi Pumungutan liar pada pelaksanaan PRONA, "diminta uang sebesar lima ratus rupiah saat mendaftar. Karena butuh, membayar pada oknum perangkat desa bersangkutan yang telah meminta sejumlah uang," pungkas salah satu Korban Pungli PRONA.

Sementara itu, Paisal salah satu petugas PRONA saat dimintai keterangan oleh Crew jatimaktual.com, seolah melecehkan profesi seorang Jurnalis yang sebenarnya.

"Duh, sapah rah reah, ladung tedung rah. Senekah pon, mon empean butoh genikah, lagguk Senin kekantor," ujarnya saat dihubungi melalui via telepon seluler, Minggu malam (5/11).

Pewarta  : Arul
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

2 comments:

Andi said...

Semuga cepat di tangkap bagi pelaku pungli

Heru Wds said...

Harus d tagkap biar tidak menjadi kbiasaan

Post a Comment