Tercium Bau Pemalsuan Data, Mahasiswa Demo Kampus STAIN Pamekasan


JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,-Puluhan Mahasiswa STAIN Pamekasan yang tergabung di Gerakan Mahasiswa Pasca Reformasi (Gempar) melakukan aksi demontrasi di halaman kampus STAIN Pamekasan (52/10).

Aksi yang dimulai dari depan kampus stain itu cukup mendapat perhatian dari para mahasiswa dan civitas akademika. Para mahasiswa melakukan demonstrasi terkait adanya sistem STAIN Pamekasan yang dinilai kurang baik dan gaji karyawan honorer tidak sesuai dengan UMK serta terakhir adanya pemalsuan data yang disetorkan pihak kampus ke BPJS, teriak sang orator.


Sipul Petuah sebagai korlap (kordinator Aksi) menyampaikan pihak kampus harus melakukan transpransi dan kejelasan terkait sistem yang ada, Tidak boleh ada hal yang janggal dilingkungan stain, pihaknya menilai selama ini kampus dijadikan lahan bisnis, “ Semua yang ada dilingkungan kampus harus dilakukan secara transparansi, tidak boleh ada sistem yang dimainkan apalagi kampus diperalat sebagai lahan bisnis “teriak mahasiswa semester tujuh itu.


Lebih lanjut dia meneriakkan STAIN Pamekasan juga perlu melakukan klarifikasi terkait dengan data gaji karyawan honorer  yang disetorkan ke pihak BPJS, pihaknya mengungkapkan data yang disetorkan ke BPJS disesuaikan dengan UMK tahun 2017 padahal dilapangan masih banyak karyawan yang menerima gaji dibawah UMK.


Dalam demonstrasi itu ditemui langsung oleh ketua STAIN Pamekasan (Muhammad Kosim) waka satu (Nur hasan) dan waka tiga (Muhammad Hasan). Pihaknya menjelaskan terkait tuntuntan  para mahasiswa.

Dalam diskusi bersama para mahasiswa muhammad kosim selaku pimpinan memaparkan dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan untuk mengklarifikasi semuanya dengan pihak BPJS “ semua tuntutan terkait dengan sistem dan data BPJS akan segera di klarifikasi pada jumat secara bersama nanti “ jelasnya.

Adapun tuntutan yang dilakukan Mahasiswa itu meliputi.

1. STAIN Pamekasan secepatnya melakukan perbaikan sistem yang sudah menyalahi aturan terkait gaji tenaga kontrak (Honorer).
2. Gaji karyawan honorer harus disesuaikan dengan standart UMK.
3. Pemalsuan gaji (honorer) yang tertera didata BPJS tidak sesuai dengan SK gaji yang ditanda tangani pimpinan STAIN Pamekasan.
4. Apabila dalam waktu dekat pihak STAIN Pamekasan tidak bertindak sesuai tuntutan, maka kami akan melaporkan ke pihak yang berwewenang dan pimpinan STAIN harus segera turun dari jabatannya. (Mulyadi)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment