Menyikapi Pilkada Pamekasan 2018, P3 Gelar Diskusi Public.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Dalam rangka menyikapi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan 2018, yang saat ini isunya sudah mulai memanas. Kini Perhimpunan Pemuda Pamekasan (P3) gelar diskusi Public bertemakan "Menyikapi Politik di Kab. Pamekasan", di Cafe MCM, tepatnya di Jl. Raya Ceguk Pamekasan, Minggu (01/10/2017).

Informasi yang dihimpun jatimaktual.com, dalam pelaksanaan diskusi public tersebut, P3 sengaja mengundang salah satu tokoh yang akan mengikuti pergulatan politik pilkada Pamekasan, yang kabarnya akan menduduki posisi sebagai bakal calon wakil bupati (bacawabup) Pamekasan 2018, yaitu dari Partai Amanat Nasional (PAN) Heru Budi Prayitno, yang di ikuti puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergolong dari P3.

Adapun sambutan yang disampaikan oleh Katua Panitia Basri, kepada seluruh peserta menyampaikan, "Tidak terlepas dari tugas dan fungsi mahasiswa sebagai agen of change tentunya banyak tindakan dan kegiatan yang di laksanakan untuk bagaimana perubahan itu terjadi pada diri mahasiswa dan masyarakat".

Lebih lanjut ia menyampaikan, "Diskusi public sengaja di gelar oleh Perhimpunan Pemuda Pamekasan (P3) salah satunya untuk kemajuan pemuda dan masyarakat khususnya di Kab. Pamekasan," tutup Ibas sapaan akrabnya.

Heru Budi  Prayetno selaku pemateri mengatakan, "Jadi di Kab. Pamekasan ini peta politiknya cukup dinamis, karena sampai saat ini bermunculan para calon-calon, dari Internal Partai sampai Eksternal Partai, bahkan dari PNS pun juga mengajukan diri sebagai calon," ucapnya.

"Cuma persoalannya sekarang, di Pamekasan ini semuanya itu tergantung dari tokoh Ulama', jadi kita tunggu saja, karena sosialisasi dari KPU saja masih belom dilaksanakan, nanti pendaftaran itu mungkin di mulai bulan Januari. Disitulah akan terjawab, dinamika politik di Pamekasan yang sebenarnya, untuk sekarang ini masih mencari-cari, masyarakat pun saat ini juga masih mencari-cari figur yang tepat, supaya Pamekasan ini lebih baik," jelas Ketua DPD PAN Pamekasan.

"Harapan saya kepada Bupati yang baru itu, yang terpenting bukan hanya berkeinginan untuk menjadi Bupati, karakter dasarnya harus kuat dan abdian kepada masyarakat, serta perubahan masyarakatnya yang lebih baik," harapnya.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment