Ketua ASPEK Menanggapi Tudingan Prof. KH. A'la

JATIMAKTUAL,- 08-09-17. ketua ASPEK (Aliansi santri, pemuda dan ekonomi) madura, menanggapi tudingan prof A’la yang menyatakan “ketua aspek memanfaatkan kedatangan presiden jokowi di pondok pesantren Annuqayah dalam rangka memperingati hari damai internasional”.

Ketua aspek atau  dikenal dengan pangilan kh. Mukhlis mengatakan bahw penyerahan 1000 tanda tangan kh. Semadura merupakan amanat atau mandat para kh. Madura untuk disampaikan kepada pak presiden dalam rangka memohon izin untuk bu khofifah maju di kontestasi politik 2018 di jawa timur.

Prof A’la selaku rektor UIN Sunan Ampel surabaya saya kira tidak etis apabila saya di tuding memanfaatkan dan menseting para wartawan untuk memback upnya dalam pemberitaan terkait penyerahan 1000 tanda tangan kh. SeMadura untuk mengizinkan bunda khofifah maju di jatim.

Lanjutnya, penyerahan tanda tangan kh. Semadura Memang saya serahkan di PP Annuqayah tapi saya kira tidak menyalahi prosedur apalagi memanfaatkan agenda peringatan hari damai internasional yang dihadiri pak Jokowi, karena penyerahan tersebut saya serahkan seuasai acara, apabila merasa dimanfaatkan maka atas nama pribadi saya mohon maaf kepada keluarga besar PP Annuqayah khususnya kh. A’la. Pesan beliu melalui wa selulernya saat di wawanvarai oleh crew jatim aktual.

Ketua aspek menilai bahwa tundingan kh. A'la. Bagi saya sangat subjektif sebab kedatangan kami (ASPEK) di sambut baik oleh pak presiden dan ajudannya, dan saya tidak sewena_wena menemui presiden Jokowi saya tetap pada jalur komunikasi dengan ajudannya bukan sama pihak wartawan. 


Saya selaku rakyat kecil memang sangat sulit untuk bertemu dengan orang nomer satu di Negara ini tapi bukan malah mengklaim saya memanfaatkan acara yang diselengarakan pihak PP Annuqayah. Pungkasnya.

Pewarta : Kholili
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment