Adanya JJS Bank Jatim , Pemkab Pamekasan Larang PKL Berjualan. Begini Nasib Para PKL Area Monumen Arek Lancor

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Beredarnya Surat Pemberitahuan Sterilisasi Tempat Gemerlap Undian Simpeda yang di keluarkan oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, SH. M. Si yang diberikan kepada  Ketua APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) Pamekasan, Zainal Abidin, S.Pd., M.Psi, yang berperan di seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) Area Monumen Arek Lancor Pamekasan.

Dengan adanya Jalan Jalan Santai (JJS) yang akan di gelar oleh Bank Jatim Cabang Pamekasan ini, membuat para PKL Area Monumen Arek Lancor kebingungan akan mencari nafkah, karena pada waktu kegiatan Bank Jatim Cabang Pamekasan dimulai para PKL di larang untuk beraktifitas seperti biasanya (berjualan).

Mohtar selaku salah satu PKL Area Monumen Arek Lancor Pamekasan menyampaikan, bahwa pihaknya sangat kecewa atas tindakan yang dilakukan pihak Pemerintah Daerah yang seolah-olah tebang pilih dan mengambil tindakan sewena-wena seperti ini.

"Kami sangat kecewa atas tindakan Pemerintah Daerah saat ini, karena seolah-olah tebang pilih dan mengambil tindakan sewena-wena," ucapnya kepada jatimaktual.com saat berdagang.

Pihaknya pun menyampaikan, seharusnya Pemerintah Daerah melihat nasibnya yang sangat kesulitan mencari nafkah, bukan malah berpihak kepada Bank Jatim Cabang Pamekasan.

"Seharusnya Pemerintah melihat dengan jeli nasib kami-kami ini yang sangat kesulitan mencari nafkah, bukan malah mengambil tindakan yang seolah berpihak kepada Bank Jatim Cabang Pamekasan".

"Kita lihat saja sampai besok tindakan dari semuanya, akankah tidak di perbolehkan semuanya berjualan di luar maupun di dalam arae, karena ketika saya baca suratnya itu bersifat keseluruhan. Jika memang besok kami tetap tidak diperbolehkan berjualan, kami semua PKL Area Monumen Arek Lancor akan melakukan aksi," tegasnya.

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment