Rusak Fasilitas Kantor, GAM Berkilah Direstui Babun Suharto.

JATIMAKTUAL, JEMBER,- Gerakan Aliansi Mahasiswa (GAM) bersikukuh akan tetap melakukan penyegelan kantor Badan Eksekutif Mahasiswa Institut (BEM-I). Mereka beralasan, aksi yang dilakukan telah mendapatkan izin dari pihak rektor kampus, Prof. Babun Suharto.

Hal itu disampaikan Islah, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi saat menanggapi pernyataan Sukarno, Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan keorganisasian ketika menghimbau untuk membuka segel kantor Badan Eksekutif Mahasiswa Institut (BEM-I) pada saat forum audiensi Senin lalu, di Ruang Madya lantai II Kantor Rektorat IAIN Jember, Rabu (13/9/2017).

Sukarno, Wakil Rektor III, saat menghadiri forum Audiensi, Senin (11/9), menghimbau Gerakan Aliansi Mahasiswa (GAM) untuk membuka segel kantor Bandan Eksekutif Mahasiswa Institut (BEM-I) dan kantor Dewan Perwakilan Mahsiswa Institut (DPM-I) IAIN Jember.

"Hati boleh panas. Tapi, kepala tetap dingin. Ini adalah rumah kita, keluwarga beaar kita, kata sesungguhnya hitam putih itu bisa, tapi kita hatus bisa bercermin pada masal laku, yang bersikukuh itu bisa legowo bisa menerima, mari kita kembali pada subtansi. Oleh karena itu satu permintaan saya mohon kantor BEM yang disegel untuk dibuka, karena itu bukan kantornya DPM-I tapi itu kator BEM-I," kata Sukarno saat di dalam Forum.

Disamping ada penyegelan, Sukarno juga menyayangkan dengan sikap GAM yang melakukan pengrusakan fasilitas BEM-I yang dilakukan oleh sejumlah oknum mahasiswa yang tergabung dalam aksi.

Sukarno berharap pada semua  aktivis baik BEM-I, DPM-I, UKK, dan UKM yang sedang bertikai agar dapat legowo, "kampus ini rumah kita, keluwarga besar IAIN Jember, karena ini juga adalah pembelajaran kedepannya agar tidak terjadi lagi permasalahan yang sama. Tentu, ini sebab-akibat dari awal-awalnya. Kalau tidak ada api maka tidak ada asap," Katanya saat menasehati para aktivis mahasiswa di dalam forum Audiensi

Menanggapi himbauan Warek III,  Kordinator GAM, Islah menolak himbauan dari Warek III untuk membuka kantor BEM-I yang sedang disegelnya. Karena mereka juga mempermasalahkan BEM-I dan tidak hanya DPM-I.  Ia menjelaskan, hal tersebut juga dilakukan seperti yang telah tercatat dalam tuntutan, yang juga mempermasalahkan dan mengkritisi BEM-I

Selain itu, Islah berkata, bahwa aksi yang dilakukan GAM telah mendapatkan izin dari Rektor Kampus IAIN Jember, Babun Suharto. Sehingga, jika tuntutan tidak terpenuhi, GAM mengancam akan terus melakukan penyegelan kantor BEM-I dan DPM-I, IAIN Jember.

Sampai berita ini diturunkan Prof Dr. Babu Suharto, Rektor IAIN Jember saat dikonfirmasi lewat pesan Whatsapp belum mendapatkan jawaban dan sampai saat ini kator Badan Eksekutif Mahasiswa Institut (BEM-I) tetap dalam keadaan disegel oleh Gerakan Aliansi Mahasiswa (GAM).

Pewarta : Sihin
Publisher : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment