Rektor STAIN Pamekasan Tak Bisa Bantu Mahasiswa Miskin

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Bertambahnya kebutuhan hidup yang terus semakin meningkat bagi rakyat Indonesia, khususnya di Kabupaten Pamekasan ini. Membuat pemerintah selalu menjanjikan kesejahteraan untuk rakyatnya.

Tetapi anehnya, yang terjadi saat ini janji-janji yang di iming-imingi ini tak kunjung terealisasi. Artinya, janji kesejahteraan rakyat itu hanyalah omong kosong saja.

Mengapa demikian, karena masih banyak masyarakat Pamekasan yang memang semangat dalam melanjutkan sebuah karirnya dengan melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi lagi, tak dapat perhatian dari pemerintah.

Seperti halnya, banyak Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan yang memang bersungguh-sungguh ingin melanjutkan perkuliahannya. Namun, mereka mendapat kendala dan tak dapat meneruskannya seperti teman-teman seangkatannya, lantaran tak mampu.

Anak yang seperti itu dan memang bersungguh-sungguh ini malah tak mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Seperti halnya dengan nasib Mohammad Salim yang pada saat semester 4 kemarin pihaknya tak bisa membayar uang registrasi kampus STAIN Pamekasan lantaran pihak benar-benar tak mampu.

Dari persoalan Mohammad Salim, yang saat ini sudah menjenjang di semester 5, pihak kampus STAIN Pamekasan tak bisa memberikan solusi sama sekali. Namun huntungnya, nasib Mohammad Salim ini bisa di bantu oleh teman-teman Baitulmal Amanah (BMA) STAIN Pamekasan.

Sedangkan nasib Tutik, mahasiswa STAIN Pamekasan prodi Perbankan Syari'ah yang saat ini sudah keluar dari kampus STAIN Pamekasan, lantaran tak mampu lagi membayar registrasinya.

"Saya tidak kuat lagi untuk membayar uang registrasinya, pada saat saya kuliah saja saya sambil bekerja untuk mencari uang untuk kebutuhan kampus," ujarnya.

"Bapak saya kerja di bengkel kecil, sedangkan penghasilannya gak nentu, kadang dapat kadang tidak. Karena, aku kasian sama kedua orang tua, ia aku sambil bekerja," ucapnya.

Untuk saat ini pihaknya masih ingin fokus dengan pekerjaannya supaya bisa membahagiakan kedua orang tuanya.

Dr. H Mohammad Kosim M. Ag, Rektor STAIN Pamekasan menyampaikan, bahwa pihaknya tidak bisa membantu dalam persoalan registrasi kampus yang saat itu sedang berjalan.

"Untuk permasalahan registrasi kampus saya tidak bisa membantu, saya sarankan untuk cuti saja," ucapnya saat dikonfirmasi jatimaktual.com diruangannya, Senin (21/08).

Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment