Ketua DPM-I Mengecam Aksi Anarkis dan Pengrusakan Kantor BEM


(09/09/17) JATIMAKTUAL-JEMBER. Terjadinya Aksi yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa di kampus IAIN Jember mengundang perhatian publik. Pasalnya dalam aksi itu terjadi insiden pengeroyokan terhadap salah satu mahasiswa dan penyegelan kantor BEM dan DPM.

Aksi yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa terhadap rektor IAIN Jember itu dianggap ilegal karena tidak ada surat masuk baik ke rektor maupun ke DPM.

Namun, Ketua DPM-I Akan penuhi tuntutan Gerakan aliansi mashasiswa yang dimotori oleh UKM dan UKK IAIN tentang Pemilu Raya Mahasiswa (PEMIRA) IAIN Jember 2017, yang dianggap tidak demokratis dan transparan. Sabtu, (9/9/2017)

"Saya akan penuhi permintaan gerakan aliansi mahasiswa yang dilakukan oleh UKK dan UKM asal bersikap arif dan bijaksana". Kata Maulana, Ketua DPM-I IAIN Jember masa hidmat 2017/2018.

Setelah mendengar adanya aksi, Maulana sangat menyayangkan tindakan aksi tersebut, karena selain tidak prosedural, peserta aksi juga anarkis, melakukan penyegelan dan pengrusakan kantor DPM-I dan BEM-I yang dilakukan oleh peserta aksi dari aliansi mahasiswa UKM dan UKK pada hari kamis 7/9 di depan kantor rektorat IAIN Jember.

"Tidak seharusnya melakukan penyegelan dan pengrusakan kantor, kami pengurus masih bisa diajak berdiskusi secara ilmiah dan mencari jalan keluar untuk menyelesaikan hal-hal yang dianggap persoalan" Imbunya

Selain itu Ahmadi, ketua komisi B DPM-I IAIN Jember mengatakan, bahwa dalam aksi tersebut juga terjadi insiden pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa peserta aksi terhadap salah satu mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis islam (FEBI) semester VII.

Pihaknya menyayangkan tidakan pemukulan yang dilakukan peserta aksi pada saat itu karana sudah tidak sesuai dengan kultur didunia akademis.

"Kami berharap agar mahasiswa tidak terprovokasi dengan tudingan-tudingan dan  fitnah korupsi yang ditunjukan kepada BEM-I dan  DPM-I yang tidak berdasar dan tidak benar".Pungkasnya

Pewarta : Mks
Editor      : arul

Respon Pembaca.

28 comments:

Pugut Shandi said...

Redaksi beritanya mengumbar fitnah..
Astagfirullah..!!!

Vina Lestari said...

Astaggfirllah... smoanya bohoong... sama skali tidak sesuai dengan kenyataan.. jatim non aktual itu namanya......

Unknown said...

Astaghfirullah .. ungkapan ini yang bisa saya sebut, ungkapan2 diatas terdapat kebohongan, diajak untuk musyawarah baik2 sudah tapi yang tidak ada respon untuk di evaluasi, yang buat hukum malah melanggar hukumnya sendiri.. apa kata dunia!!?

tangan kanan mahasiswa said...

hahahaha..... awas loh ea... kenak kode etik siber http://dewanpers.or.id/pedoman/detail/167/pedoman-pemberitaan-media-siber mosting foto berita kok comot di medsos aja... tidak langsung terjun ke TKP ngak ijin lagi ke yang punya foto ..... hahaha... udah jangan nulis berita wes... klw ... ngawor... kasian yang punya wab.... bayar mahal mahal... yang di muat berita hanya kecaman kecaman... dan pernyataan aje.... kayak komentator aja..... πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… klw ngak tau nulis berita... jangan nulis wes... sini aja ngopi sama om...πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

rilo fitra said...

Astaggfirullah, bawa nama UKM UKK lagi.
Fitnah banget.
Carilah portal berita yg jelas sumbernya, memenuhi kode etik pers dan lain halnya.
Saran ajah dr gue.

tangan kanan mahasiswa said...
This comment has been removed by the author.
tangan kanan mahasiswa said...

om slogannya dirubah saja om.... jangan terpercaya.... kayaknya ngak ada yang dapat dipercaya nih beritanya....πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…
hanya saran loh eaπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

agustin widya said...

Anarkis? Pengrusakan? apakah ada yg rusak? saya rasa tidak.. saya lewat sana kantornya masih utuh tidak ada yg lecet.
keroyok? masa sih? ada bukti?

Koplak said...

Ya Allah ampunilah orang-orang yang memfitnah memberi informasinya tidak sesuai kenyataan.
Tapi ya sudahlah karena fitnah itu salah satu perbuatan yang paling dibenci oleh Allah.
#HOAX

nazima said...
This comment has been removed by the author.
nazima said...

Eeaakkk.. .eeeaaakk.. . Adminnya main tuding aja. Fitnah!!! memandang sebelah mata. Pastinya udah sesuai prosedur lah. Diskusi juga sudah!
Admin cepet tobat ya!

Kalau perlu kopinya di tambah, kurang ngopi kayaknya!

Karma Chameleon said...

Revisi ulang tuh...πŸ™

agustin widya said...

Saya sbg mahasiswa mau kasih saran nih, sebaiknya DPM kabulkan apa yg jadi tuntutan itu, segera klarifikasi semuanya.. padahal mereka cuma butuh kejelasan. dan jangan bawa paparazi buat bikin bikin berita spti ini, krna ini membawa nama kampus. mending klo beritanya tentang prestasi kampus.

ahmad ardhyanto said...

Wahh ini yg katanya pejabat tinggi kampus, bicara asal ngomong, padahal realitanx sama sekali tdk spt itu, slama ni adanya DPM.I sma sekali tdk bsa dirasakan oleh mahasiswa..

Lillahi Ta'ala said...

Kuat banget tim Cyber nya anak-anak ini.. sampe sekompak itu komentarnya.. Jatim Aktual harus mampu tegakkan kebenaran, meski di tuding memfitnah dan semacamnya.. namanya juga perjuangan.

Lillahi Ta'ala said...

Wah... Tambah parah komentarnya ini... Klarifikasi dulu Om.. jangan asal menyalahkan.. gunakan hak jawab sebaik mungkin..

Udah gk tau konyol lagi..

Lillahi Ta'ala said...

Tangan Kanan Mahasiswa-mahasiswa Tunjukkan Wajahmu untuk mengkritisi.. biar gk beraninya sekedar tulisan.. Kemudian mengkritik itu harus konstruktif.

Maunya aja mengkritisi, coba berada diposisi yg sama mesti gk ada buktinya..

Mahasiswa semester 7 said...

Saya mahasiswa semester 7, artinya saya sudah 3 tahun setengah ada dan berproses di kampus IAIN jember,saya tau mahasiswa punya persepsi yang berbeda beda dan saya hargai itu semua.


Tapi perlu saya tekankan bahwa, Aksi yang dilakukan adalah aksi yang bertujuan untuk kebaikan kampus kedepan nya. Saya setuju dengan gerakan tangan kanan mahasiswa ini.karna saya akui saya menunggu momen momen dari 3 tahun yang lalu.



Semangat untuk kebenaran, jangan mundur
Hehehehhehehe pisss

Mahasiswa semester 7 said...

Saya mahasiswa semester 7, artinya saya sudah 3 tahun setengah ada dan berproses di kampus IAIN jember,saya tau mahasiswa punya persepsi yang berbeda beda dan saya hargai itu semua.


Tapi perlu saya tekankan bahwa, Aksi yang dilakukan adalah aksi yang bertujuan untuk kebaikan kampus kedepan nya. Saya setuju dengan gerakan tangan kanan mahasiswa ini.karna saya akui saya menunggu momen momen dari 3 tahun yang lalu.



Semangat untuk kebenaran, jangan mundur
Hehehehhehehe pisss

ma'rifatus sholihah said...

Wawawaaaah...
Fitnah korupsi dikampus oleh mahasiswa untuk DPM I?
Masukan ajasih min, daripada ngomongin orang fitnah korupsi, mending kasih bukti aja yang jelas dan pastinya nyata.. Yaa biar gak ada fitnah ajasih. Toh untuk kebaikan bersama juga.

kang yoyoy said...

Hahaa komentar yg menyembunyikan realita yg sesungguhnya πŸ˜ƒ

Irwansyah said...

Ini yang komentar kok pada omongan palsu semuanya. Jelas2 di videonya yang aksi pakek kekerasan, yang aksi awal nya mau nyegel akademik ahir nya pak rektor berkata"mau nyegel akademik silahkan, surat ke saya kalian ndk ada" menjawab dengan santai." dan yang aksi gak jadi nyegel akademik, gini dah kalau demonstrasi gak tertib administrasi lucu ahir nya. Dari para ikut ngefitnaf bareng orang2 ini. Mending cari ilmu aja. Ketimbang saling menyalahkan bukan malah membenarkan.. Dari pada ikut modus mending cari jalan yang jujur aja. Yg pada intinya gak terlalu penting ����

hoeda lyan said...
This comment has been removed by the author.
hoeda lyan said...

tak akan pernah ada yg benar di dunia ini Ψ§Ω„Ψ§Ψ§Ω„Ω„Ω‡
tak kan pernah ada yg mengetahui kebenaran Ψ§Ω„Ψ§Ψ§Ω„Ω„Ω‡
saya mahasiswa IAIN tak bisa menilai.
biarkan Ψ§Ω„Ω„Ω‡ yg menghakimi kelak di akhirat.

BAHRULLAH said...

1. Yang bilang fitnah tidak sadar kalau isunya juga fitnah.. tuduh BEM DAN DPM KORUPSI
2. Katanya aktivis TP Kok tuntunya tidak logis ia.. mau bubarin DEM dan DPM, Emangnya kampus ini milik pe demo itu tah
3. Kalau mau demo ia belajar dulu agar tidak ngawur.. masak fasilitas di hancurkan, mahasiswa lain di keroyok dipukul. Sudah jauh dari fitra mau memperjuagakan ke benenaran

hoeda lyan said...

sudah sudah, jangan di perpanjang lagi, jika semua merasa benar, MUNGKINKAHالله yg salah, karena tidak menciptakan yg salah...???
biarlah kita saksikan diri kita sendiri, apa yg kita perbuat, toh diri kita kan gak mungkin mau di salahkan.
pahala ya untuk kita sendiri, dosa yaa kita sendiri yg merasakan...

azharul fahrizi said...

Jamane jaman edan,ora edan yoo ora keduman..
Ha haaaa..

Achmad Rizal Hidayatullah Highlates said...

Menurut saya, jika itu benar-benar melakukan wawancara setidaknya juga dengan pihak aksi, tapi diatas tidak memperlihatkan wawancara kedua belah pihak, hanya pihak yang diuntungkan saja diwawamcarai, katanya mahasiswa tapi etika jurnalis kok nol kosong ...
Saya hanya bisa berkata "Astaghfirullah"

Post a Comment