Gebyar Pendidikan dan Latihan Pertama CBP-KPP Bondowoso -->
Cari Berita

Gebyar Pendidikan dan Latihan Pertama CBP-KPP Bondowoso

Saturday, September 9, 2017

JATIMAKTUAL, BONDOWOSO,- Pimpinan Cabang IPNU-IPPNJ dan CBP-KPP Kabupaten Bondowoso gelar pendidikan dan latihan pertama yang disingkat DIKLATAMA, Jum'at (08/09/2017). Kegiatan tersebut bertema "Meningkatkan Etos Kepemimpinan Kader yang Berjiwa Sosial Sebagai Generasi Penerus Bangsa".

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Bapak Camat Kecamatan Tlogosasi, Bapak Koramil dan Jajaran para tamu undangan PC. IPNU-IPPNU setapal kuda.

Peserta DIKLATAMA adalah delegasi dari beberapa PAC dari kota Bondowoso dan beberapa juga dari luar kota, sekitar 30 orang.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di KUD Podo Rukun Desa Pakisan Kecamatan Tlogosari.

Kegiatan yang digelar itu mendapat respon positif dari Bapak Camat, "Kegiatan ini sangat positif dan perlu di apresiasi karna beberapa bulan yang lalu di Bondowoso ini terjadi krisis moral dalam diri para pemuda yang salah satunya marak akan kasus narkoba dan pil koplo. Maka dari itu kita sebagai kader penerus bangsa perlu adanya pengawasan lebih intensif akan generasi penerus bangsa. Perlu kita tekankan bahwa pada diri mereka akan cinta tanah air. Seperti pada lagu Syubbanul Wathon, Pada kata 'Hubbul Wathon minal Iman'," Ujar bapak camat dengan penuh kepastian dan semangat kepada para peserta.

DIKLATAMA ini bertujuan untuk mencetak calon komandan-komandan CBP dan KPP se-Bondowoso serta membangun kesadaran para pelajar, serta membentuk watak dan rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat.

“DIKLATAMA ini dimaksudkan untuk memberikan bekal kepanduan, kedisiplinan, kemanusiaan, pengabdian alam dan lingkungan hidup serta menciptakan generasi IPNU-IPPNU militan serta mampu mengemban amanah Nahdlatul Ulama’ yang berfaham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja)," ujar Abd. Ghazi dengan tegas, beliau selaku ketua PC. IPNU kab. Bondowoso.

Harapan ketua panitia adalah, "adanya output kegiatan tersebut dari peserta yang bisa mereka terapkan di daerah masing masing untuk menjadi kader yang lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain," pungkas Ahmad selaku ketua panitia.

Generasi muda hari ini menjadi bagian dari usaha melanjutkan perjuangan para pahlawan walaupun hari ini kita telah merdeka. Ketika krisis moral yang terjadi pada generasi muda semakin kuat maka akan dengan mudah negara kita akan runtuh dan hancur. 

Pewarta : Reni
Editor : Faisol