Dosen dan Mahasiswa STAIN Pamekasan Keluhkan Proyektor Baru Tak Bermanfaat

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Mahasiswa dan Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan mengeluh dengan rusaknya proyektor yang baru-baru ini di pasang, namun tak bisa digunakan, Kamis (11/09/2017).

Pasalnya, pada saat ingin melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) para dosen pengampu mata kuliah yang berada di Gedung H tak bisa memanfaatkan adanya proyektor yang ada, kerena rusak. Sehingga dalam kegiatan belajar mengajarnya kurang efektif.

Hal senada pun bukan hanya dilontarkan oleh Dosen saja melaikan juga banyak mahasiswa STAIN Pamekasan.

Menurut salah satu Dosen STAIN Pamekasan, angkap saja namanya Farid, yang pada saat itu melakukan kegiatan belajar mengajar di Gedung H menyampaikan kepada seluruh mahasiswanya, "Sangat disayangkan sekali proyektornya tak bisa dimanfaatkan, padahal proyektornya ini masih baru. Jadi, pembelajaran ini tak bisa efektif," ucapnya.

Joni Iskandar salah satu aktivis mashasiswa STAIN Pamekasan mengatakan, bahwa pihak sangat mengecewakan fasilitas-fasilitas yang berada di kampus STAIN Pamekasan.

"Sangat sayang sekali fasilitas-fasilitas yang berada di kampus STAIN Pamekasan ini seolah hanya sebagai pelampiasan saja, memang ada peralatannya, seperti komputer dan proyektor, namun semuanya tak bisa digunakan. Padahal, itu semua merupakan alat-alat anggaran tahun 2016, tak sampai satu tahun digunakan sudah tak bisa di pakai," jelasnya.

"Kami harap kepada pihak kampus STAIN Pamekasan, khususnya pada Pimpinan STAIN Pamekasan untuk lebih memperhatikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Jangan hanya asal menganggarkan, namun juga memperhatikan spek yang di anggarkan, agar tak seperti alat komputer dan proyektor yang saat ini tak bisa digunakan," tegasnya kepada jatimaktual.com.

Sehingga berita ini diturunkan, masih belom konfirmasi kepada pihak terkait.
Pewarta : Faisol

Respon Pembaca.

1 comments:

zain mita said...

Sepatutnya bagi setiap pelaku dalam pendidikan tidak hanya mengandalkan proyektor yang ada akan tetapi bagaimana dalam kbm tersebut bekerja sama dalam menyukseskan kbm,karena sangat disayangkan sekali ketika dalam kegiatan belajar mengajar hanya fokus pada proyektor sebagaimana diketahui bahwa dalam kbm proyektor hanya sebagai suporting saja bukan subtitusi atau penganti jadi sepatutnya agar kbm berjalan dengan lancar harus ada plan b,c bahkan d agar dalam kbm saat tidak ada proyektor tetap berjalan dengan efektif.

Post a Comment